Kota Malang ( MAN 2 ) – Prestasi Internasional berhasil diraih lagi oleh 2 siswa MAN 2 kota Malang. Haidar Azzammuddin dan Arifah Ramadhani menjadi satu-satunya delegasi Indonesia berhasil mendapat dua penghargaan sekaligus yaitu Gold Medal dan International Special Inventor Award. Penghargaan ini diperoleh dalam lomba IICAN (International Invention Innovation Competition in Canada).

Kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh TISIAS (Toronto International Society of Innovation and Advanced Skills) diikuti oleh 42 negara. Even ini dilaksanakan pada tanggal 1 September 2018 boleh diikuti oleh siswa, mahasiswa dan professional yang telah lolos seleksi di negaranya. Proses seleksi dilakukan di setiap negara secara bertahap. Makalah yang menjadi juara nasional dikirimkan secara online ke panitia. Peserta yang meraih point tertinggi diundang ke Kanada untuk mengikuti babak grand final. Keunikan dari even ini adalah tidak adanya batasan usia atau jenjang bagi peserta. Jadi siswa SMA akan beradu kualitas riset dengan mahasiswa berbagai universitas dunia dan juga akan bertanding dengan tenaga professional dari berbagai lembaga riset dunia.

Selama ini delegasi dari Negara Eropa dan Amerika selalu mendominasi kemenangan. Tahun ini delegasi dari Asia Tenggara berhasil mendapatkan penghargaan yaitu dari Malaysia dan Indonesia. Judul karya ilmiah yang diikutkan dalam event ini adalah ” The Jamu Of Male Papaya as Novel Medicine for Malaria High Stadium”. Sejarah baru telah diukir oleh siswa-siswi MAN 2 Kota Malang dalam ajang kompetisi karya ilmiah internasional.

Written by 

Related posts