Kota Malang (Ruang Kamad) – Pada hari Jum’at pagi (25/8/23) ini, MAN 2 Kota Malang mendapat Kunjungan Yayasan Masjid Raya dengan para pimpinan Madrasah terdiri dari Ketua Rombongan Ust. Bahtiar dan 6 orang. Kunjungan rombongan diterima langsung Kepala Madrasah Dr. H. Samsudin, M. Pd dan Wakil Kepala bidang Humas Miftachul Ula, BISS, M. Ag, Kaur TU Moch. Arief, S. Ag dan H. Ach. Taufiq WAS, Lc. MA beserta Tim di Ruang Kepala Madrasah . Tujuan Kunjungan selain melihat dari dekat tentang program unggulan dan strategi prestasi Akademik dan Non Akademik yang sudah diraih selama ini, juga sharing berkaitan dengan Boarding/Kemahadan.

Mewakili rombongan Yayasan Masjid Raya Ust Bahtiar. dalam sambutannya ingin mengetahui tentang strategi prestasi dan Ma’had MAN 2 Kota Malang untuk dijadikan bahan perbandingan dengan Madrasah dilingkungan Yayasan Masjid Raya.

“Kunjungan kami ingin mengetahui pengelolaan pembelajaran dan program unggulan serta Boarding untuk menunjang prestasi peserta didik dibidang akademik maupun non akademik. ” Ucap Bahtiar yang mewakili Ketua Yayasan.

Sementara itu, dalam sambutan selamat datangnya, Kepala Madrasah H. Samsudin mengatakan, bahwa MAN 2 Kota Malang dalam mengelolah dan mendukung program unggulan dan Strategi Berprestasi sampai dengan Studi lanjut di perguruan tinggi dalam dan luar negeri tidak lepas dari peran Kolaborasi yang baik dari seluruh GTK dan kerjasama yang baik dengan pengurus Komite.

” Dalam pelaksanaan proses mendukung prestasi bagi peserta didik MAN 2 Kota Malang tidak lepas dari optimalisasi peran GTK Madrasah dan Komite Madrasah, Hal itulah yang menghasilkan capain prestasi OSN, KSM dan Studi lanjut di perguruan tinggi dalam negeri dan berbagai negara selama ini diraih peserta didik MAN 2 Kota Malang memang perlu disiapkan sejak seleksi peserta didik baru dan pendampingan yang intensif dari guru dan pengasuh serta suport dari Komite Madrasah.” Jelas Kamad.

Berkaitan dengan Boarding atau Ma’had, dalam paparanya H. Ach. Taufiq WAS selaku Ketua Ma’had Al Qalam meyampaikan bahwa Layanan Kema’hadan selama ini ada sinergitas madrasah dengan Ma’had dalam perekrutan pengasuh sampai peserta didik yang tinggal di Mahad melalui seleksi peserta didik baru hingga kurikulum, kehumasan, sarpras hingga pembinaan keilmuan yang tidak dapat di Madrasah.

” Sebagai salah satu Madrasah yang menjadi tempat menuntut ilmu para peserta didik dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, MAN 2 Kota Malang dituntut untuk menyediakan tempat tinggal bagi mereka, setelah tempat tinggal tersedia, pekerjaan yang lebih besar dan menuntut tanggung jawab yang lebih berat adalah bagaimana mendesain pola pembinaan untuk para siswa Madrasah,” jelas H. Taufiq.

Menurutnya Ma’had Al Qalam yang mengawal visi dan misi MAN 2 Kota Malang membutuhkan pengelolaan yang sistematis dan profesional dan kolaborasi dengan pimpinan Wakil Kepala di Madrasah.

“Ma’had merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan santri di madrasah, hanya dalam pengaturan ma’had mempunyai alur (regulasi) tersendiri. Tekad MAN 2 Kota Malang untuk menjadi madrasah berprestasi di Indonesia telah memberikan energi positif sekaligus tantangan bagi Ma’had Al Qalam. Energi positif yang dimaksud adalah siswa yang tinggal di Ma’had dan output yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas iptek dan imtaq nya, sedangkan tantangannya berupa input santri yang heterogen tentunya harus mendapatkan penanganan dan manajemen yang tepat dari para pengurus dan pengasuh ma’had.” Pungkas Ust Taufiq yang pernah Studi lanjut S1 nya di Al Azhar Kairo Mesir. (Tim Humas).

MAN 2 KOTA MALANG - JUARA PRIMA

Postingan Terkait