Kota Malang – Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd secara resmi melepas tiga siswa terbaik untuk mengikuti The 7th Lead Youth Conference (LYC) 2026 yang akan diselenggarakan di Chiang Rai, Thailand, pada 1–10 Februari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Chiang Rai Provincial Administration Organization Schools (CRPAOS) dan diikuti oleh 50 pelajar terpilih dari berbagai negara. Ketiganya akan didampingi oleh Ahmad Thohir Yoga, M.Pd, M.Ed, selaku Ketua Language Development Center (LDC) dan Koordinator Kerja Sama Internasional MAN 2 Kota Malang.
Adapun tiga delegasi MAN 2 Kota Malang yang terpilih adalah:
- Nevan Aldan Dzaky Adhwadyatna (Kelas X-I)
- Laquinna Naiandra Anadinta (Kelas X-I)
- Khanza Ramadhan Putra Abian (Kelas X-K)
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Kota Malang menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terpilihnya para siswa sebagai delegasi dalam forum internasional bergengsi tersebut. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan ini bukan hanya membawa nama madrasah, tetapi juga membawa nama Indonesia di forum internasional.
“Ini adalah kesempatan emas bagi siswa-siswi kita untuk belajar, berjejaring, dan menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di level global. Kami berharap mereka bisa menjadi duta madrasah sekaligus duta bangsa yang membanggakan,” tuturnya.
The 7th Lead Youth Conference akan diikuti oleh peserta dari berbagai negara, antara lain Thailand, Indonesia, Jepang, Myanmar, Filipina, Vietnam, Kamboja, dan India. Forum ini menjadi ajang pertemuan pelajar dunia untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan mempresentasikan gagasan-gagasan inovatif terkait isu global. Beragam agenda internasional akan diikuti para peserta, di antaranya presentasi proyek berbasis SDGs (Sustainable Development Goals), seminar dan workshop tentang AI in Education, cultural exchange, group dynamics, serta kunjungan budaya dan pendidikan ke berbagai institusi dan destinasi di Thailand.
Ketua Language Development Center (LDC) MAN 2 Kota Malang, Ahmad Thohir Yoga, M.Pd, M.Ed, menyampaikan bahwa keikutsertaan delegasi ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan akses peserta didik madrasah mengikuti program pendidikan dan budaya tingkat internasional serta menyiapkan siswa yang memiliki wawasan global, kepemimpinan, dan siap menjadi bagian dari masyarakat dunia yang berprestasi.
“MAN 2 Kota Malang secara konsisten mendorong siswa untuk tampil di forum global. Ini bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang membentuk karakter pemimpin masa depan yang berpikir global dan bertindak lokal,” ungkapnya.
Laquinna Naiandra Anadinta (X-I), Perwakilan Delegasi dari MAN 2 Kota Malang, mengungkapkan apresiasinya dalam kegiatan ini.
Kesempatan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, bertukar budaya, serta menambah wawasan dan pengalaman bersama peserta dari berbagai negara. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi MAN 2 Kota Malang, orang tua, dan para guru yang telah membimbing saya,” jelasnya.
Keikutsertaan delegasi ini semakin menegaskan posisi MAN 2 Kota Malang sebagai madrasah berprestasi dan berorientasi global, sejalan dengan visi pengembangan program inovasi unggulan madrasah MADU MANJA (MAN 2 Kota Malang Menjelajah Dunia) khususnya dalam bidang bahasa, kepemimpinan, dan diplomasi pelajar internasional. (YG)



