Malang — MAN 2 Kota Malang terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah membekali seluruh peserta didik kelas XII dengan program Test of Arabic as a Foreign Language (TOAFL) yang dilaksanakan pada Jum’at (27/2). Program ini tidak hanya berupa pelaksanaan tes, tetapi diawali dengan pembelajaran intensif selama dua minggu guna memperkuat kemampuan bahasa Arab peserta didik.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Language Development Center (LDC) di bawah kepemimpinan H. Ahmad Thohir, M.Pd., M.Ed. (Mr. Yoga).
Pelaksanaan TOAFL merupakan hasil kerja sama antara MAN 2 Kota Malang dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui Program Khusus Pengembangan Bahasa Arab (PKPBA) Pusat Bahasa. Kerja sama ini telah berlangsung selama tiga tahun sebagai bentuk sinergi dalam penguatan kompetensi bahasa asing, khususnya bahasa Arab.
Ketua Panitia Ustadz Dr. Gunawan, MA menyampaikan bahwa program TOAFL memiliki peran penting bagi masa depan peserta didik. “TOAFL tidak hanya untuk mengukur kemampuan bahasa Arab, tetapi juga menjadi bekal untuk meraih beasiswa kuliah, mengikuti seleksi CPNS, melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Timur Tengah, hingga persiapan menjadi calon petugas haji,” jelasnya.
Kepala Madrasah, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menegaskan bahwa penguatan kompetensi bahasa menjadi bagian penting dari visi madrasah dalam menyiapkan lulusan yang berdaya saing global. “Kami akan terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk institusi di Timur Tengah. Oleh karena itu, kemampuan bahasa Arab yang terstandar melalui TOAFL menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Pusat Bahasa UIN Maliki Malang, Dr. Mamluatul Hasanah, M.Pd., menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dalam pengembangan bahasa di MAN 2 Kota Malang sebagai upaya mencetak generasi unggul dan kompetitif.
Melalui program ini, diharapkan peserta didik MAN 2 Kota Malang semakin siap menghadapi berbagai peluang di masa depan, baik dalam bidang akademik maupun profesional, di tingkat nasional maupun internasional. (SW)



