Kota Malang — MAN 2 Kota Malang resmi memulai hari pertama fase intensif bagi santriwati dalam rangkaian kegiatan SPECTRA (Spectacular Ramadan) 2026. Mengusung tema “Tauhid Mengakar, Sunnah Berkobar, Ramadan Bersinar!”, kegiatan ini berlangsung mulai hari Selasa (3/3) dengan lancar dan penuh kekhidmatan, menciptakan suasana religius yang menyelimuti seluruh lingkungan madrasah.
Pada fase ini, seluruh peserta didik khususnya kafilah putri mulai menetap di madrasah untuk mengikuti berbagai agenda penguatan karakter dan literasi keagamaan selama bulan Ramadan. Kegiatan diawali pada pukul 07.00 WIB dengan prosesi check-in yang dipusatkan di depan PTSP. Setelah registrasi, para santriwati diarahkan menuju ruang kelas masing-masing untuk melakukan penataan ruang sebagai tempat tinggal sementara selama program berlangsung.
Agenda utama dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan pelaksanaan Sholat Dhuha dan QUZIDO yang bertempat di aula madrasah. Kegiatan ini menjadi pembuka yang menanamkan nilai spiritual sekaligus membangun semangat kebersamaan di antara para santriwati.
Selanjutnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang terbagi dalam tiga bagian. Pada pukul 08.30–10.50 WIB, peserta didik mengikuti materi pertama dan kedua di kelas masing-masing.
Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tadarus Al-Qur’an serta pelaksanaan Sholat Dzuhur berjamaah pada pukul 11.20–12.30 WIB. Sesi ketiga dilaksanakan pada pukul 12.30–13.30 WIB yang dipusatkan di aula madrasah.
Memasuki waktu siang menuju sore, suasana menjadi lebih dinamis melalui kegiatan lomba estafet yang digelar di lapangan madrasah pada pukul 13.30 WIB. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga melatih kekompakan dan kerja sama antar peserta.
Pada pukul 14.30 WIB, santriwati diberikan waktu untuk beristirahat sekaligus mempersiapkan diri untuk pelaksanaan Sholat Ashar. Bagi peserta yang berhalangan, diberikan kesempatan untuk menjaga kebersihan diri sebelum mengikuti kegiatan berikutnya.
Menjelang waktu berbuka, santriwati mengikuti kajian menjelang buka yang dilaksanakan di aula. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama di kelas masing-masing, kemudian ditutup dengan pelaksanaan Sholat Isya dan Sholat Tarawih berjamaah di aula madrasah.
Keseruan hari pertama ditutup dengan Lomba EduQuest pada pukul 20.15 WIB di aula. Kompetisi edukatif ini menjadi ajang untuk menguji sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan para santriwati secara interaktif dan menyenangkan.
Ketua Panitia SPECTRA 2026, Nur Amtsal, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembinaan yang komprehensif bagi peserta didik, khususnya dalam momentum Ramadan.
“Fase intensif SPECTRA ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menanamkan nilai-nilai tauhid, menghidupkan sunnah, serta membentuk karakter peserta didik yang lebih disiplin, mandiri, dan berakhlakul karimah. Kami berharap, melalui program ini, santriwati tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman spiritual yang membekas dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa suasana tinggal di madrasah menjadi sarana efektif dalam membangun kebersamaan dan memperkuat budaya religius di lingkungan madrasah.
“Dengan menetap di madrasah, para santriwati belajar hidup bersama, saling menghargai, serta menguatkan ukhuwah. Inilah nilai penting yang ingin kita tumbuhkan, agar semangat Ramadan benar-benar dirasakan secara utuh,” imbuhnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan penuh semangat.
“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, guru, serta dukungan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. SPECTRA bukan hanya agenda rutin Ramadan, tetapi merupakan bagian dari upaya strategis madrasah dalam membentuk karakter religius peserta didik yang berlandaskan nilai tauhid dan sunnah,” tuturnya.
Beliau juga menekankan pentingnya momentum Ramadan sebagai sarana pembinaan yang holistik bagi peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para santriwati mampu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk memperkuat ibadah, memperdalam ilmu agama, serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Inilah bekal penting dalam membentuk generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual,” imbuhnya.
Beliau berharap kegiatan SPECTRA 2026 dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh peserta didik.
“Semoga semangat Ramadan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus terjaga, tidak hanya selama program berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Pelaksanaan hari pertama fase intensif SPECTRA 2026 ini menjadi langkah awal dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat, selaras dengan semangat Ramadan yang penuh berkah. (SW)



