Kota Malang – Semangat berbagi ilmu dan menumbuhkan budaya literasi terus digelorakan oleh keluarga besar MAN 2 Kota Malang melalui gerakan wakaf buku. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian seluruh warga madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta memperkaya sumber bacaan bagi peserta didik. Berdasarkan data yang dihimpun panitia, jumlah buku wakaf yang terkumpul dari keluarga besar madrasah mencapai 405 judul.
Selain itu, terdapat pula buku Mujahadah Kubro sebanyak 2.800 buku yang turut menambah koleksi wakaf. Dengan demikian, total keseluruhan buku yang berhasil dihimpun dalam kegiatan ini mencapai 3.204 buku.
Buku-buku tersebut kemudian dikemas dalam 14 kardus sebelum diserahkan kepada Kantor Kementerian Agama Kota Malang sebagai bagian dari program wakaf buku untuk mendukung penguatan literasi di lingkungan madrasah.
Sugeng Winarto, M.Pd. selaku penanggung jawab pengumpulan wakaf buku di MAN 2 Kota Malang menyampaikan rasa syukur atas partisipasi seluruh keluarga besar madrasah dalam gerakan ini.
“Alhamdulillah, dari keluarga besar madrasah berhasil terkumpul 3.204 buku yang terdiri dari 405 judul, termasuk buku Mujahadah Kubro. Buku-buku tersebut telah kami kemas dalam 14 kardus dan diserahkan kepada Kantor Kementerian Agama Kota Malang. Semoga wakaf buku ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat luas bagi penguatan literasi di lingkungan madrasah,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang Dr. H. Samsudin, M.Pd. turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar madrasah yang telah berpartisipasi dalam gerakan wakaf buku tersebut.
Ia menuturkan bahwa wakaf buku merupakan bentuk amal jariyah yang sangat mulia karena ilmu yang terkandung di dalamnya dapat terus memberikan manfaat bagi para pembacanya.
“Semoga wakaf buku ini menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Setiap ilmu yang dibaca dan dipelajari oleh peserta didik dari buku-buku tersebut akan menjadi keberkahan bagi para pewakaf,” tuturnya.
Melalui gerakan ini, MAN 2 Kota Malang berharap budaya membaca di kalangan peserta didik semakin tumbuh dan berkembang, sekaligus memperkuat ekosistem literasi madrasah dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan berdaya saing. (SW)



