Tulungagung – Sebagai bagian dari diseminasi program inovasi unggulan MADU MANJA (MAN Dua Kota Malang Menjelajah Dunia), Agen Perubahan (AP) Ahmad Thohir Yoga baru-baru ini melaksanakan kegiatan Sosialisasi Inovasi Unggulan dan Pengenalan Platform Generation Global di Aula MAN 2 Tulungagung pada Kamis (12/3).
Kegiatan ini menghadirkan Ahmad Thohir Yoga selaku Ketua Language Development Center sekaligus Koordinator Kerjasama Internasional dari MAN 2 Kota Malang yang selama ini aktif mengembangkan berbagai program penguatan kompetensi global bagi peserta didik madrasah.
Dalam paparannya, ia memperkenalkan Generation Global, sebuah platform dialog internasional yang memungkinkan siswa dari berbagai negara untuk berdiskusi, bertukar perspektif, serta membangun pemahaman lintas budaya secara konstruktif. Menurutnya, keterlibatan siswa dalam forum global seperti Generation Global sangat penting untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan komunikasi internasional, serta sikap toleransi dan keterbukaan terhadap keberagaman.
“Melalui platform ini, siswa tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga belajar memahami perspektif global dan membangun dialog yang positif dengan pelajar dari berbagai belahan dunia,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari diseminasi program inovasi unggulan MADU MANJA yang selama ini dikembangkan di MAN 2 Kota Malang. Program tersebut dirancang sebagai strategi madrasah untuk membuka akses global bagi peserta didik melalui berbagai kegiatan kolaborasi internasional, dialog lintas budaya, serta partisipasi dalam forum pemuda dan pelajar dunia.
Program inovasi MADU MANJA tersebut dikoordinasikan oleh Agen Perubahan (AP) Ahmad Thohir Yoga, yang secara konsisten telah menginisiasi dan melaksanakan berbagai program penguatan kompetensi global serta membangun jejaring kerja sama internasional bagi madrasah selama lebih dari satu dekade terakhir.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. Samsudin, M.Pd, menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai upaya diseminasi inovasi pendidikan yang dilakukan oleh para guru dan penggerak program madrasah. Menurutnya, program MADU MANJA merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan peserta didik agar memiliki wawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
“Kami berharap program MADU MANJA tidak hanya memberi manfaat bagi MAN 2 Kota Malang, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya dalam mengembangkan program-program yang membuka peluang peserta didik untuk menjelajah dunia dan berkontribusi di tingkat global,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala MAN 2 Tulungagung, Drs. Muhammad Dopir, M.Pd, menyampaikan bahwa kolaborasi antara kedua madrasah melalui pendampingan dan bimbingan dari Mr. Ahmad Thohir Yoga merupakan langkah yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam pengembangan kelas internasional di MAN 2 Tulungagung. Menurutnya, pengalaman serta jejaring internasional yang dimiliki oleh MAN 2 Kota Malang melalui program MADU MANJA menjadi referensi penting bagi pengembangan program serupa di madrasahnya.
“Kami melihat kolaborasi ini sangat strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat program kelas internasional di MAN 2 Tulungagung. Dengan adanya bimbingan dari Mr. Yoga, kami berharap dalam waktu dekat program kelas internasional di madrasah kami dapat segera terwujud secara nyata,” ujarnya.
Ia juga berharap MAN 2 Tulungagung dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang telah dikembangkan oleh MAN 2 Kota Malang melalui program MADU MANJA, sehingga peserta didik memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengikuti berbagai program internasional dan memperluas pengalaman belajar di tingkat global, pungkasnya. (ATY)
 


