Surabaya – MAN 2 Kota Malang melanjutkan destinasi ketiga tour kampus dalam rangka program inovasi unggulan madrasah “Sukasujabajos 2026” dengan mengunjungi Universitas Airlangga pada Senin (6/4) pukul 13.00–16.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memberikan wawasan nyata tentang dunia pendidikan tinggi kepada para siswa.
Selama berada di Unair, rombongan menjelajahi Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG). Siswa mendapatkan gambaran langsung mengenai lingkungan belajar, fasilitas, serta sistem pendidikan di bidang kesehatan. Antusiasme terlihat dari keaktifan siswa dalam menyimak penjelasan dan bertanya seputar dunia kedokteran.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Alif Rifa’i., S. S., turut menyampaikan sambutannya,
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sukasujabajos 2026 yang kami rancang untuk membuka wawasan siswa tentang dunia perkuliahan. Kami ingin siswa tidak hanya mengenal kampus dari cerita, tetapi juga melihat langsung suasana akademik yang sesungguhnya. Harapannya, kunjungan ini mampu menumbuhkan motivasi dan semangat mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami juga berharap siswa dapat mulai menentukan arah masa depan sesuai minat dan potensi yang dimiliki,” tuturnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Dr. Reny I’tishom, S.Psi., M.Si yang mewakili Dekan FK Unair yang berhalangan hadir sekaligus memaparkan profil FK Unair,
“Di Fakultas Kedokteran Unair tidak cukup hanya dengan pintar, tetapi juga harus memiliki kemampuan sosial dan fisik yang kuat karena aktivitas perkuliahan sangat padat. Sistem yang diterapkan adalah sistem naik kelas, sehingga apabila nilai tidak memenuhi, mahasiswa tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Hal ini bertujuan agar lulusan FK Unair benar-benar kompeten dan tangguh. Kami menanamkan tanggung jawab bahwa setiap dokter lulusan Unair membawa nama baik institusi,” ungkapnya.
Selain itu, Nawwaf, alumni akselerasi MAN 2 Kota Malang tahun 2024, turut menambahkan pengalamannya. Ia menyampaikan bahwa salah satu alasan memilih FK Unair adalah adanya program yang sesuai dengan keinginannya, yaitu kesempatan exchange ke luar negeri. Nawwaf juga memberikan pesan kepada peserta Sukasujabajos 2026.
“Untuk adik-adik yang saat ini kelas XI, mulailah serius dalam belajar dan persiapkan semuanya dari sekarang. Karena tidak ada hasil yang bagus dari usaha yang kecil,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh perhatian dari para siswa yang mendapatkan pengalaman baru terkait dunia pendidikan di bidang kesehatan, khususnya kedokteran dan kedokteran gigi.
Kunjungan ini memberikan pemahaman nyata tentang tantangan dan kesiapan yang dibutuhkan untuk masuk ke dunia kedokteran. Siswa tidak hanya melihat sisi akademik, tetapi juga tuntutan mental dan fisik yang harus dimiliki. Hal ini menjadi bekal penting bagi siswa dalam mempertimbangkan pilihan studi di masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa semakin termotivasi untuk meraih cita-cita di bidang yang mereka minati. Pengalaman langsung di lingkungan kampus menjadi langkah awal dalam mengenal dunia perkuliahan secara lebih dekat. MAN 2 Kota Malang terus berkomitmen menghadirkan program yang mendukung kesiapan siswa menuju pendidikan tinggi. Kolaborasi dengan perguruan tinggi akan terus diperluas demi memberikan wawasan yang lebih luas. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu menentukan pilihan masa depan dengan lebih matang dan percaya diri. (FWI/RI)



