Jakarta – Siswa MAN 2 Kota Malang pada hari ke-empat melaksanakan program inovasi unggulan Sujabajos 2026 dengan mengunjungi Program Studi Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Indonesia pada Kamis (9/4) pukul 08.00–12.00 WIB. Kunjungan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangka mengenalkan dunia sains secara lebih dekat kepada peserta. Para siswa mendapatkan pengalaman langsung terkait atmosfer akademik di lingkungan kampus tersebut. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan pemaparan dari pihak fakultas.
Dalam kegiatan di Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UI, siswa diajak mengenal berbagai program studi serta peluang riset yang tersedia. Mereka juga mendapatkan gambaran tentang perkuliahan berbasis sains yang menuntut ketelitian, logika, dan kreativitas. Selain itu, siswa diperkenalkan dengan fasilitas laboratorium modern yang menunjang kegiatan akademik. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya dan berdiskusi.
Elinda Yeti Widyarini, S.Pd., selaku pendamping dari MAN 2 Kota Malang menyampaikan,
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk membuka wawasan mereka tentang dunia perkuliahan, khususnya di bidang sains dan matematika. Kami berharap siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali informasi sebanyak mungkin. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam menentukan pilihan studi ke depan. Semoga kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat belajar dan motivasi yang lebih tinggi,” tuturnya.
Dr. Laila Fitria, S.KM., M.KM., Manajer Akademik, Kemahasiswaan, Internasionalisasi, dan Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, memaparkan profil FKM UI kepada para siswa.
“FKM UI memiliki beragam program studi unggulan yang berfokus pada kesehatan masyarakat secara komprehensif. Daya tampung terbesar terdapat pada Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat karena merupakan prodi tertua di fakultas ini. Kami mendorong mahasiswa untuk berkontribusi dalam peningkatan kesehatan masyarakat di berbagai sektor. Selain itu, peluang internasionalisasi juga terbuka luas bagi mahasiswa,” ungkapnya.
Abdul Kadir, S.K.M., M.Sc., selaku Kaprodi K3, turut memberikan motivasi kepada siswa.
“Mumpung masih berada di kelas XI, manfaatkan waktu dengan sebaik mungkin untuk mengumpulkan prestasi. Namun, tetap selektif dalam memilih ajang kompetisi yang diikuti. Ikuti ajang yang kredibel dan memiliki penyelenggara terpercaya. Hal ini penting karena seleksi juga mempertimbangkan kualitas dan kredibilitas prestasi yang diraih,” sambungnya.
Sementara itu, Dr. Ema Hermawati, S.Si., M.K.M., selaku Kaprodi S1 Kesehatan Lingkungan menjelaskan,
“Kesehatan lingkungan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup manusia. Mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek lingkungan serta dampaknya terhadap kesehatan. Lulusan prodi ini memiliki peluang besar untuk berkontribusi di berbagai sektor, baik pemerintah maupun swasta. Oleh karena itu, bidang ini menjadi sangat relevan di masa depan,” pungkasnya.
Kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi siswa dalam mengenal dunia perkuliahan secara langsung. Interaksi dengan para akademisi menambah wawasan sekaligus motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Diharapkan kegiatan ini mampu menjadi inspirasi dalam menentukan arah masa depan mereka.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing. Semangat belajar serta eksplorasi harus terus ditanamkan sejak dini. Dengan pengalaman yang diperoleh, siswa diharapkan mampu meraih prestasi terbaik. Sujabajos 2026 pun siap melahirkan generasi “Juara Prima” di masa depan. (FWI/RI)



