Kota Malang – Dalam upaya membuka wawasan manajemen pendidikan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL), MAN 2 Kota Malang menerima rombongan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada pukul 13.30–16.00 WIB (11/6). Rombongan yang terdiri atas 10 dosen dan 104 mahasiswa diterima di Laboratorium Sains Ruang Auditorium Lantai 4 MAN 2 Kota Malang. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik pengelolaan pendidikan guna memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap implementasi manajemen pendidikan di lingkungan madrasah.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusias. Para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai aspek pengelolaan madrasah, mulai dari manajemen akademik, pengembangan sumber daya manusia, tata kelola organisasi, hingga berbagai program unggulan yang dijalankan MAN 2 Kota Malang dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana teori manajemen pendidikan diterapkan dalam praktik di lapangan.
Perwakilan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Mustaqim, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa agar mampu memahami praktik manajemen pendidikan secara langsung. Menurutnya, pengalaman lapangan menjadi pelengkap yang sangat penting bagi materi yang telah dipelajari di bangku kuliah. Dengan demikian, mahasiswa dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai pengelolaan lembaga pendidikan.
“Kami datang ke sini untuk belajar, terutama mengenai manajemen pendidikan. Mahasiswa kami saat ini sedang melaksanakan KKL dan masih berada pada semester empat sehingga membutuhkan banyak pengalaman serta wawasan praktis dari lembaga pendidikan yang telah berkembang dengan baik. Kami melihat MAN 2 Kota Malang memiliki banyak praktik baik yang dapat menjadi referensi pembelajaran bagi mahasiswa. Harapannya, kunjungan ini dapat memberikan bekal yang bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi mereka di masa mendatang,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ali Mukti, M.Pd., Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik MAN 2 Kota Malang, memaparkan profil singkat madrasah. Beliau menjelaskan sejarah perkembangan madrasah, program-program unggulan, capaian prestasi peserta didik, serta berbagai inovasi yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Pemaparan tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai perjalanan MAN 2 Kota Malang dalam membangun budaya mutu dan prestasi.
“MAN 2 Kota Malang senantiasa berupaya membangun budaya mutu melalui pengelolaan pendidikan yang terencana, terukur, dan berkelanjutan. Berbagai program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga penguatan karakter, keterampilan, dan daya saing peserta didik. Kami berharap apa yang kami bagikan hari ini dapat menjadi tambahan wawasan bagi mahasiswa dalam memahami praktik manajemen pendidikan secara nyata. Semoga pengalaman ini dapat menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan kompetensi mereka sebagai calon pengelola pendidikan di masa depan,” jelasnya.
Beliau juga menegaskan bahwa mahasiswa KKL perlu memiliki kemampuan manajerial yang baik agar mampu menghadapi berbagai tantangan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, manajemen pendidikan tidak hanya dipahami melalui teori di bangku perkuliahan, tetapi juga melalui pengalaman langsung dalam mengelola program, sumber daya, serta berbagai dinamika yang ada di lembaga pendidikan. Oleh karena itu, kegiatan studi lapangan seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkaya pemahaman, keterampilan, serta wawasan kepemimpinan mahasiswa.
Sesi tanya jawab berlangsung sangat interaktif dan mendapat respons antusias dari para peserta. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai strategi pengelolaan madrasah, pengembangan program akademik, peningkatan mutu layanan pendidikan, hingga upaya membangun budaya kerja yang efektif di lingkungan madrasah. Diskusi yang terjalin menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk memahami lebih dalam praktik manajemen pendidikan yang diterapkan di MAN 2 Kota Malang.
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan dan penukaran vandel antara UIN Walisongo Semarang dan MAN 2 Kota Malang sebagai simbol silaturahmi serta kerja sama yang baik antara kedua lembaga. Momen tersebut menjadi wujud apresiasi sekaligus harapan agar hubungan antara perguruan tinggi dan madrasah dapat terus terjalin dalam mendukung pengembangan pendidikan yang berkualitas. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas pada masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman berharga yang dapat memperkuat kompetensi manajerial, kepemimpinan, dan profesionalisme mereka sebagai calon pendidik maupun pengelola lembaga pendidikan. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kunjungan diharapkan dapat menjadi bekal dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah dalam suasana penuh keakraban, kebersamaan, dan semangat belajar. (RI)


