Kota Malang – Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Malang terus memperkuat pembiasaan karakter Islami di kalangan peserta didik. Salah satunya diwujudkan melalui penggunaan peci atau songkok bagi siswa kelas saat mengikuti kegiatan QUZIDO (Qur’an, Zikir, dan Doa) yang dilaksanakan di Masjid Al-Falah MAN 2 Kota Malang, Jumat (24/7).
Penggunaan peci atau songkok tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai religius sekaligus membangun budaya Islami dalam keseharian siswa. Tidak sekadar sebagai pelengkap dalam kegiatan keagamaan, pemakaian peci diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk membiasakan diri tampil dengan identitas dan karakter Islami.
Pendamping Quzido, Irsyadul Ibad, Lc., M.A., menyampaikan bahwa pembiasaan sederhana seperti penggunaan peci memiliki nilai penting dalam membentuk karakter peserta didik.
“Penggunaan peci atau songkok saat QUZIDO merupakan bagian dari pembiasaan karakter Islami. Hal-hal sederhana seperti ini jika dilakukan secara konsisten akan menjadi budaya positif di madrasah dan diharapkan dapat terbawa dalam kehidupan sehari-hari siswa,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan QUZIDO tidak hanya menjadi ruang bagi siswa untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga menjadi sarana pembentukan sikap dan karakter. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, siswa diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islami dalam kehidupan di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 2 Kota Malang berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai pembiasaan positif sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. Budaya Islami yang dibangun di lingkungan madrasah diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepribadian yang mencerminkan nilai-nilai Islam. (RI)



