Menembus Batas Dunia, Dua Talenta MAN 2 Kota Malang Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MAN 2 Kota Malang di panggung olimpiade sains internasional. Dua siswa terbaik madrasah berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali pada dua ajang bergengsi yang digelar di dua benua berbeda. Ahmad Kautsar Al Ramadhani sukses mempersembahkan medali perunggu pada The 58th International Chemistry Olympiad (IChO) 2026 di Tashkent, Uzbekistan, sementara Talita Alya Nabilah berhasil meraih medali perak pada The 37th International Biology Olympiad (IBO) 2026 di Vilnius, Lithuania.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan besar bagi MAN 2 Kota Malang sekaligus menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat dunia. Dua medali yang diraih dari dua ajang internasional ini sekaligus memperkuat kiprah peserta didik MAN 2 Kota Malang dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah global.

Ahmad Kautsar Al Ramadhani menjadi salah satu dari empat delegasi terbaik Indonesia yang berlaga dalam IChO 2026 di Tashkent, Uzbekistan. Ajang yang berlangsung pada 10–19 Juli 2026 tersebut mempertemukan talenta-talenta muda terbaik di bidang kimia dari berbagai negara. Melalui perjuangan dan persiapan yang panjang, Kautsar berhasil membawa pulang medali perunggu untuk Indonesia.

Sementara itu, Talita Alya Nabilah tampil dalam International Biology Olympiad (IBO) 2026 yang diselenggarakan di Vilnius, Lithuania. Keberhasilannya meraih medali perak menjadi prestasi istimewa yang turut mengukuhkan nama Indonesia di ajang kompetisi biologi tingkat dunia.

Perjalanan kedua siswa tersebut menuju panggung internasional tidak diraih secara instan. Kautsar dan Talita sebelumnya telah melalui proses seleksi dan pembinaan yang ketat hingga terpilih menjadi bagian dari delegasi Indonesia. Keduanya juga merupakan bagian dari peserta didik MAN 2 Kota Malang yang dipersiapkan untuk mengikuti olimpiade internasional melalui program pembinaan intensif dan berkelanjutan.

Prestasi ini menjadi buah dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, pendampingan guru dan pembina, serta komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi akademik peserta didik. Budaya riset dan pembinaan olimpiade yang terus dikembangkan di MAN 2 Kota Malang menjadi salah satu fondasi penting dalam mengantarkan siswa untuk berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Kautsar dan Talita. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Indonesia.

“Prestasi Ahmad Kautsar dan Talita Alya Nabilah di ajang olimpiade internasional merupakan kebanggaan bagi keluarga besar MAN 2 Kota Malang. Mereka telah menunjukkan bahwa peserta didik madrasah mampu berdiri sejajar dan bersaing dengan pelajar terbaik dari berbagai negara. Dua medali dari dua benua ini menjadi bukti bahwa kerja keras, pembinaan yang konsisten, doa, dan dukungan dari berbagai pihak dapat mengantarkan putra-putri terbaik Indonesia meraih prestasi di panggung dunia,” tuturnya.

Lebih dari sekadar raihan medali, keberhasilan Kautsar dan Talita menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berani bermimpi dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Prestasi keduanya juga menjadi motivasi bagi generasi muda Indonesia agar tidak takut melangkah lebih jauh, menembus batas, dan membawa nama bangsa ke tingkat dunia.

Dua benua, dua medali, satu kebanggaan Indonesia. Dari Tashkent, Uzbekistan, hingga Vilnius, Lithuania, nama MAN 2 Kota Malang kembali berkibar bersama Merah Putih. Prestasi Ahmad Kautsar Al Ramadhani dan Talita Alya Nabilah menjadi catatan membanggakan sekaligus menegaskan komitmen madrasah untuk terus mencetak generasi berprestasi, berdaya saing global, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB