Kota Malang – MAN 3 Kota Pekanbaru melakukan studi lapangan ke MAN 2 Kota Malang untuk mempelajari secara langsung berbagai program dan tata kelola madrasah. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dengan mengunjungi sejumlah bidang yang menjadi bagian dari pengembangan program madrasah. Rombongan yang terdiri atas empat orang itu diterima di ruang Kepala MAN 2 Kota Malang pada Senin (10/8) pukul 10.00 WIB.
Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi MAN 3 Pekanbaru untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan madrasah.
Hafizhal Ridho, S.Pd., Koordinator Timur Tengah dan Language Development Centre (LDC) MAN 3 Kota Pekanbaru, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mendapatkan pengalaman dan inspirasi yang dapat dikembangkan di madrasahnya.
“Banyak hal yang bisa kami ambil dari MAN 2 Kota Malang, baik dari sisi program maupun pengelolaannya. Nantinya, hal-hal yang relevan akan kami pelajari lebih lanjut untuk dapat diterapkan dan dikembangkan di MAN 3 Kota Pekanbaru,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki sebuah lembaga seharusnya dapat dibagikan agar memberikan manfaat yang lebih luas.
“Bagi kami, ilmu itu harus disampaikan. Harapan kami, inspirasi yang didapat dari MAN 2 Kota Malang dapat diwujudkan di MAN 3 Kota Pekanbaru. Tidak harus semuanya diterapkan, tetapi setidaknya ada inspirasi yang bisa diwujudkan dan disesuaikan dengan kebutuhan madrasah,” tuturnya.
Selama kegiatan studi lapangan peninjauan mencakup pengelolaan akademik, program olimpiade, Language Development Centre (LDC), Zona Integritas (ZI), serta sejumlah program inovatif yang dikembangkan untuk mendukung peningkatan mutu madrasah.
Tidak hanya program akademik dan pengembangan peserta didik, rombongan juga meninjau pengelolaan perpustakaan MAN 2 Kota Malang yang telah meraih akreditasi A tingkat nasional. Aspek pengelolaan arsip digital, sistem administrasi, dokumentasi, serta berbagai inovasi pendukung lainnya turut menjadi bagian yang dipelajari selama kunjungan.
Kegiatan ini juga sebagai silaturahmi dan kenang-kenangan yang ditandai dengan penukaran vandel antara MAN 2 Kota Malang dan MAN 3 Kota Pekanbaru.
Melalui studi lapangan tersebut, MAN 3 Kota Pekanbaru diharapkan dapat memperoleh referensi baru dalam mengembangkan tata kelola dan program madrasah. Berbagai praktik baik yang ditemukan selama kunjungan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan MAN 3 Kota Pekanbaru. Dengan demikian, studi tiru tidak berhenti pada kunjungan, tetapi berlanjut menjadi langkah nyata dalam menghadirkan inovasi dan peningkatan mutu pendidikan.
Kegiatan studi lapangan ini sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman antarmadrasah. Pertemuan antara MAN 3 Kota Pekanbaru dan MAN 2 Kota Malang mempertemukan gagasan, pengalaman, serta praktik baik dalam pengelolaan madrasah. Dari pertemuan tersebut, diharapkan lahir inspirasi yang dapat berkembang menjadi inovasi baru di masing-masing madrasah. (RI)



