Perspektif Baru dari Malang, SMAN 9 Bekasi Memetik Gagasan dari MAN 2 Kota Malang

Waktu Publikasi :

Kota Malang – SMAN 9 Bekasi memanfaatkan kunjungan pendidikan ke MAN 2 Kota Malang untuk memperkaya perspektif dalam pengembangan sekolah, Jumat (18/9). Rombongan mengikuti kegiatan mulai pukul 08.30 hingga 11.20 WIB di ruang multimedia lantai 3. Pembahasan diarahkan pada sejumlah praktik yang berkaitan dengan pembinaan olimpiade, manajemen sekolah, dan program pendidikan berorientasi global.

Dr. Halimatus Syakdiyah, M.M., M.Pd., menyampaikan bahwa pengalaman yang diperoleh dari kunjungan dapat menjadi referensi untuk melihat kemungkinan pengembangan program di sekolah. “Kami datang dengan semangat untuk belajar dan berdiskusi. Kami ingin melihat bagaimana program-program di MAN 2 Kota Malang dikelola. Mudah-mudahan ada gagasan yang bisa kami bawa dan kembangkan di SMAN 9 Bekasi,” ungkapnya.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., mengatakan bahwa kunjungan sekolah merupakan kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih luas. “Kami tidak melihat kegiatan ini sebagai satu arah. Kami juga bisa memperoleh pengalaman dari sekolah yang berkunjung. Semoga interaksi ini memperkuat semangat untuk terus melakukan inovasi,” tuturnya.

Koordinator Olimpiade MAN 2 Kota Malang, Gatra Orbita Digitalis, M.Pd., memaparkan bahwa pembinaan prestasi memerlukan strategi yang disesuaikan dengan karakter siswa. “Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda. Karena itu, pendekatan pembinaan juga perlu fleksibel. Yang penting adalah siswa mendapatkan arah, pendampingan, dan kesempatan untuk mengembangkan kemampuannya,” paparnya.

Ali Mukti, M.Pd., Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan akademik membutuhkan keterlibatan seluruh unsur madrasah. “Program akademik harus didukung oleh guru dan seluruh warga madrasah. Koordinasi menjadi hal penting dalam pelaksanaannya. Dengan kerja bersama, program dapat berjalan lebih terarah,” imbuhnya.

Ahmad Thohir Yoga, M.Pd., M.Ed., Ketua LDC MAN 2 Kota Malang, menjelaskan bahwa kemampuan bahasa dapat menjadi pintu menuju pengalaman yang lebih luas. “Kami memberikan perhatian pada kemampuan komunikasi siswa. Mereka perlu dibiasakan menyampaikan pikiran dan gagasan. Hal ini menjadi bagian dari kesiapan mereka menghadapi dunia yang semakin terbuka,” jelasnya.

Kunjungan SMAN 9 Bekasi diharapkan memberi tambahan perspektif bagi pengembangan program sekolah. Pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bahan untuk menentukan langkah yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Melalui pertemuan ini, pengalaman pendidikan dari Bekasi dan Malang saling dipertukarkan. Dari sebuah kunjungan, terbuka ruang untuk menemukan perspektif dan gagasan baru. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB