Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop Penguatan Kompetensi Guru Kimia SMA/MA dalam Pembelajaran, Pemecahan Masalah, dan Asesmen Kimia, Sabtu (19/9). Kegiatan yang diselenggarakan oleh MGMP Kimia Kota Malang dan Batu bersama Departemen Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga tersebut berlangsung di Ruang Multimedia Lantai 3 MAN 2 Kota Malang.
Workshop diikuti oleh para guru Kimia jenjang SMA/MA dengan menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi sebagai pemateri. Materi yang diberikan mencakup strategi asesmen dan pembelajaran Kimia menghadapi era TKA dan Olimpiade Sains, strategi pemecahan soal Kimia, struktur dan reaktivitas senyawa, hingga integrasi konsep makromolekul organik dan biokimia dalam fenomena kehidupan sehari-hari.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan penguatan kompetensi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pembelajaran di tengah perkembangan kebutuhan pendidikan. “Guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, menantang, dan mampu membangun kemampuan berpikir peserta didik,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pokjawas Kemenag Kota Malang, Dra. Hj. Chusnul Khotimah, S.Ag., M.Ag., menekankan pentingnya kolaborasi dan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan. “Penguatan kompetensi guru harus menjadi proses yang terus berjalan, karena kualitas pembelajaran sangat erat kaitannya dengan kemauan guru untuk terus belajar, berbagi, dan berinovasi,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan menghadirkan materi dari Dr. rer. nat. Ganden Supriyanto, M.Sc.; Prof. Dr. Muji Harsini, M.Si.; Prof. Dr. Hartati, M.Si.; Prof. Dr. Mulyadi Tanjung, M.S.; Prof. Dr. Pratiwi Pudjiastuti, M.Si.; serta Prof. Dr. Sri Sumarshih, M.Si. Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti sesi diskusi untuk memperdalam pemahaman dan bertukar pengalaman terkait pembelajaran Kimia di satuan pendidikan.
Melalui workshop ini, kompetensi guru Kimia diharapkan semakin kuat dalam merancang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik. Penguatan kemampuan dalam pemecahan masalah dan asesmen juga diharapkan dapat mendorong lahirnya strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan bermakna. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan memperkuat jejaring kolaborasi antara guru, madrasah, MGMP, pengawas, dan perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan Kimia.
MAN 2 Kota Malang sebagai tuan rumah turut memberikan ruang bagi tumbuhnya kolaborasi dan pertukaran gagasan antarguru Kimia. Kehadiran para akademisi dari Universitas Airlangga menjadi kesempatan untuk mempertemukan pengalaman pembelajaran di sekolah dengan perspektif keilmuan dari perguruan tinggi. Dari ruang Multimedia lantai 3 MAN 2 Kota Malang, semangat belajar dan berbagi diharapkan terus berlanjut menjadi praktik pembelajaran yang berdampak bagi peserta didik. (RI/LM)



