Kota Malang – Torehan prestasi murid MAN 2 Kota Malang dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Gus Shampton. Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangkaian malam penutupan sekaligus penganugerahan OSN 2026 yang berlangsung di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (19/9).
Pada ajang tersebut, murid MAN 2 Kota Malang berhasil mencatatkan tujuh medali yang terdiri atas empat medali perak dan tiga medali perunggu. Selain itu, empat murid lainnya memperoleh penghargaan Honorable Mention dalam bidang Matematika, Kimia, Kebumian, dan Ekonomi.
Capaian tersebut mendapat perhatian Gus Shampton yang turut hadir dalam rangkaian kegiatan puncak OSN 2026. Menurutnya, prestasi yang ditorehkan murid MAN 2 Kota Malang menjadi bagian dari capaian pendidikan madrasah di Kota Malang sekaligus menunjukkan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami tentu mengapresiasi prestasi yang diraih anak-anak MAN 2 Kota Malang. Ini menunjukkan bahwa madrasah terus mampu memberikan ruang kepada anak-anak untuk berkembang dan menunjukkan potensi terbaiknya dalam kompetisi tingkat nasional,” tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru dan pembina yang telah mendampingi murid dalam proses persiapan hingga mengikuti kompetisi. Menurutnya, prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembelajaran, latihan, pendampingan, dan dukungan berbagai pihak. “Prestasi ini tentu tidak lepas dari kerja keras anak-anak, guru pembina, madrasah, serta dukungan orang tua. Mudah-mudahan capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan memberikan inspirasi bagi madrasah-madrasah lainnya,” tambahnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, menyambut apresiasi tersebut sebagai dorongan bagi madrasah untuk terus mengembangkan pembinaan prestasi. Ia menyampaikan bahwa capaian dalam OSN merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani murid bersama para pembina.
“Kami sangat bersyukur atas capaian yang diraih anak-anak. Tujuh medali dan empat Honorable Mention ini merupakan hasil dari ikhtiar, ketekunan, dan proses pembinaan yang dilakukan bersama. Apresiasi dari Gus Shampton tentu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan pembinaan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Samsudin menambahkan, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para peraih penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai kompetisi. “Kami berharap anak-anak tidak berhenti sampai di sini. Pengalaman OSN ini menjadi bekal untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi positif bagi madrasah,” pungkasnya.
Apresiasi yang disampaikan Kepala Kemenag Kota Malang tersebut menjadi bagian dari momentum penganugerahan OSN 2026. Malam penghargaan sekaligus menjadi ruang untuk merayakan perjuangan para murid yang telah melewati rangkaian kompetisi dan membawa nama madrasah ke panggung nasional. Bagi MAN 2 Kota Malang, capaian tersebut menjadi catatan dalam perjalanan pembinaan prestasi akademik. Dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak diharapkan semakin menguatkan semangat murid dan pembina untuk terus menumbuhkan budaya prestasi di lingkungan madrasah. (RI)



