Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menerima kunjungan studi lapangan dari sejumlah satuan kerja (satker) pendidikan asal Sulawesi, Selasa (22/9) pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut menjadi sarana bertukar wawasan dan pengalaman dalam pengelolaan serta pengembangan lembaga pendidikan.
Rombongan studi lapangan terdiri atas perwakilan Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Pesantren Modern IMMIM Putra Makassar, Fakultas Agama Islam (FAI), serta Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh).
Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana MAN 2 Kota Malang, Dr. Gunawan, MA, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dalam mengembangkan lembaga pendidikan. Menurutnya, setiap lembaga memiliki karakteristik dan keunggulan yang dapat menjadi sumber pembelajaran bersama.
“Kunjungan ini menjadi ruang bagi kita untuk saling belajar dan bertukar pengalaman. MAN 2 Kota Malang tentu memiliki praktik-praktik yang bisa dibagikan, begitu pula lembaga yang hadir dari Sulawesi tentu memiliki pengalaman dan inovasi yang dapat menjadi inspirasi bagi kami,” ungkap Gunawan.
Ia menjelaskan, salah satu hal yang dapat dipelajari dalam studi lapangan adalah bagaimana pengelolaan sarana dan prasarana dapat mendukung proses pendidikan secara optimal. Ketersediaan fasilitas, menurutnya, perlu diiringi dengan pengelolaan yang terencana agar benar-benar memberikan dampak terhadap kualitas layanan pendidikan.
“Sarana dan prasarana bukan sekadar menyediakan fasilitas, tetapi bagaimana fasilitas tersebut dikelola dan dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran. Karena itu, pengelolaan sarpras harus menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan,” tambahnya.
Gunawan berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi dapat berkembang menjadi hubungan kelembagaan yang lebih luas. Kolaborasi antarlembaga dinilai penting untuk memperkuat jejaring dan membuka peluang berbagi praktik baik dalam pengembangan pendidikan.
“Kami berharap studi lapangan ini dapat menjadi awal dari hubungan yang lebih luas, baik dalam pertukaran praktik baik, pengembangan program, maupun kolaborasi lainnya. Semangatnya adalah saling menguatkan untuk menghadirkan pendidikan yang semakin berkualitas dan berkemajuan,” pungkasnya.
Kunjungan studi lapangan berlangsung dalam suasana interaktif. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai program dan fasilitas yang dimiliki MAN 2 Kota Malang sekaligus berdiskusi mengenai pengelolaan lembaga pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan memperkuat budaya berbagi praktik baik antarlembaga pendidikan. (RI)



