Jakarta – MAN 2 Kota Malang turut berpartisipasi dalam The Future Fest (TFF) 2026 yang digelar di Gedung Dhanapala, Jakarta, Jumat (2/10). Kegiatan yang diselenggarakan melalui kerja sama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Yayasan Mata Garuda LPDP ini menjadi ruang pertemuan bagi institusi pendidikan, pemerintah, perguruan tinggi, lembaga beasiswa, dunia profesional, dan pemangku kepentingan pendidikan.
Mengusung tema “Accelerating Indonesia’s Human Resource & Education Transformation Through Technology, AI, & Global Collaboration”, The Future Fest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan untuk memperluas akses talenta muda Indonesia terhadap informasi, inspirasi, serta peluang pendidikan dan pengembangan diri di dalam maupun luar negeri.
Rangkaian kegiatan diawali dengan The Future Talks Series yang menghadirkan Prof. Dr. Ardi Findyartini, Ph.D., Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Yudhistira Nugraha, ST., M.ICT Adv., D.Phil., Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Keduanya membahas percepatan Program Beasiswa Garuda dan Sekolah Garuda, pembangunan ekosistem pembelajaran masa depan, serta pemanfaatan infrastruktur digital, teknologi, dan artificial intelligence dalam pendidikan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi Speed Dating yang mempertemukan perwakilan sekolah dengan berbagai institusi dan exhibitor. Sesi ini menjadi ruang untuk bertukar informasi mengenai program pendidikan, peluang beasiswa, serta menjajaki potensi hubungan dan kolaborasi.
Sejumlah universitas dan institusi pendidikan yang berpartisipasi antara lain The University of Melbourne, UNSW Sydney, The University of Sydney, Illinois Institute of Technology, University of Nottingham UK, The London School of Economics and Political Science, The University of Queensland, The Hong Kong University of Science and Technology, University of Twente, Johns Hopkins University Carey Business School, The University of British Columbia, Monash University, University of Toronto, University of Exeter, UCL (University College London), The University of Edinburgh, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, IPB University, Institut Teknologi Bandung, National University of Singapore, dan Education New Zealand.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menuturkan bahwa keikutsertaan dalam The Future Fest 2026 menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperoleh wawasan mengenai perkembangan pendidikan dan peluang kolaborasi secara lebih luas.
“Forum seperti The Future Fest membuka kesempatan bagi sekolah untuk melihat lebih jauh perkembangan pendidikan global, termasuk pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial. Bagi murid, informasi seperti ini dapat menjadi bekal untuk mengenali pilihan pendidikan dan merancang masa depan sesuai dengan potensinya,” tuturnya.
Ia berharap keikutsertaan MAN 2 Kota Malang dalam kegiatan tersebut dapat memperluas jejaring sekolah dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan. Informasi mengenai peluang pendidikan dan beasiswa diharapkan dapat diteruskan kepada murid sebagai referensi dalam menentukan rencana studi. Kolaborasi yang terbangun juga diharapkan mampu mendukung pengembangan talenta murid agar semakin siap menghadapi tuntutan pendidikan dan karir masa depan.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Kota Malang memperoleh ruang untuk memperkuat jejaring pendidikan di tingkat nasional dan internasional. Pertemuan dengan berbagai perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya membuka akses informasi pendidikan yang lebih luas bagi warga madrasah. The Future Fest 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi sekolah dan menjajaki peluang kerja sama di masa mendatang. (RI)



