Restu Kamad Jadi Bekal, 15 Murid MAN 2 Kota Malang Berlaga di OMI Provinsi 2026

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Menjadi tuan rumah sekaligus peserta, MAN 2 Kota Malang menunjukkan dua peran dalam pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi 2026. Setelah dipercaya sebagai titik lokasi pelaksanaan, madrasah juga mengirimkan murid-murid terbaik untuk berkompetisi pada tahap Provinsi bidang Sains yang digelar terpusat di Laboratorium Komputer MAN 2 Kota Malang, Selasa (6/10). Pelaksanaan berlangsung dalam tiga sesi, yakni pukul 07.30–09.30 WIB, 10.00–12.00 WIB, dan 13.00–15.00 WIB.

Sebanyak 15 murid MAN 2 Kota Malang berhasil lolos dan mengambil bagian dalam seleksi OMI tingkat Provinsi. Pada bidang Matematika, tiga murid yang lolos ialah Nararya Raid Arkana (XI-E), Arsha Naufal Mauritzan (XII-G), dan Muhammad Irsyad Asrif (XII-G). Bidang Fisika diwakili Ahmad Irfan Fahmi (XI-E) dan Khaizuran Adam Dhiyaulhaq (XII-D).

Sementara itu, bidang Kimia diikuti Rameyza Elya Salsabila (XII-G), Muhammad Zufar Abqory (XI-E), dan Irham Rifqi Prasetyo (XII-G). Bidang Geografi diwakili Haura ‘Ainun Mahya Firmansah (XI-H) dan Abdul Hakim Ilham Romadoni (XII-I).

Pada bidang Biologi, tiga murid yang lolos adalah Muhammad Izyan Triaddin (XI-H), Daffa Dzaki Athallah (XI-H), dan Esa Aulia Aufar Azmi (XII-G). Adapun bidang Ekonomi diwakili Tristan Rafa El Fatih (XI-K) dan Ahnaf Maulana Abbash (XI-H).

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan para murid dalam OMI Provinsi menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah. Menurutnya, peran sebagai tuan rumah sekaligus peserta menjadi momentum bagi MAN 2 Kota Malang untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan sekaligus kualitas murid dalam kompetisi Sains.

“Menjadi tuan rumah sekaligus mengikutsertakan murid dalam kompetisi ini merupakan sebuah kebanggaan dan tanggung jawab. Kami berharap para murid dapat mengikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh, percaya diri, dan memberikan kemampuan terbaiknya. Apa pun hasilnya, pengalaman berkompetisi di tingkat Provinsi ini akan menjadi bagian penting dari perjalanan prestasi mereka,” tuturnya.

Ketua Olimpiade MAN 2 Kota Malang, Dra. Hj. Wulaida Zuhriyana, menyampaikan bahwa persiapan para murid telah dilakukan dengan pendampingan dan pembinaan sesuai bidang masing-masing. Pelaksanaan yang berlangsung dalam tiga sesi juga dipersiapkan agar seluruh murid dapat mengikuti asesmen dengan tertib dan kondusif.

“Anak-anak sudah kami persiapkan dan dampingi sesuai bidang yang diikuti. Karena pelaksanaan dilakukan secara daring dan terpusat, kesiapan perangkat, jaringan, serta kondisi murid menjadi perhatian kami. Harapannya, mereka dapat fokus mengerjakan soal dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” ungkapnya.

Pihak madrasah berharap 15 murid yang mengikuti OMI Provinsi mampu menunjukkan kemampuan terbaik di bidang masing-masing. Para murid diharapkan tetap percaya diri, teliti, dan fokus selama mengerjakan seluruh rangkaian asesmen. Keikutsertaan ini juga diharapkan dapat membuka peluang bagi murid MAN 2 Kota Malang untuk melaju ke tingkat Nasional. Lebih jauh, pengalaman tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat berkompetisi dan budaya Sains di lingkungan madrasah.

Pelaksanaan OMI Provinsi di MAN 2 Kota Malang menjadi momentum yang mempertemukan dua peran sekaligus, yakni sebagai tuan rumah dan sebagai peserta. Di satu sisi, madrasah memastikan seluruh pelaksanaan berjalan dengan baik, sementara di sisi lain para murid berjuang membawa nama madrasah melalui bidang Sains yang mereka kuasai. Dari laboratorium komputer, para murid mengerahkan kemampuan, ketelitian, dan semangat untuk meraih hasil terbaik. Semoga ikhtiar tersebut menjadi langkah menuju prestasi yang lebih tinggi bagi MAN 2 Kota Malang. (RI)

 

 

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB