Dua Hari IGSN 2026, MAN 2 Kota Malang Perkuat Jejaring Global di Malaysia

Waktu Publikasi :

Nilai, Malaysia – Sebanyak 29 siswa MAN 2 Kota Malang bersama empat guru pendamping mengikuti rangkaian awal 12th Islamic Global School Network (IGSN) Jamboree 2026 di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Selama dua hari, delegasi mengikuti kegiatan akademik, pengembangan wawasan, serta eksplorasi budaya dan destinasi ikonik Malaysia. Delegasi MAN 2 Kota Malang didampingi Ahmad Thohir Yoga (Mr. Yoga), Ustadz Muhammad Irsyadul Ibad, Ustadzah Maftuhah, dan Miss Rania Nur Abdilla.

Pada hari pertama, 6 Oktober, rangkaian kegiatan diawali dengan Opening Ceremony, dilanjutkan Academic Workshop, dan Riyadah. Opening Ceremony menghadirkan Prof. Dato’ Dr. Nik Salida Suhaila Nik Saleh, Timbalan Naib Canselor (Akademik & Antarabangsa) USIM, serta Assoc. Prof. Dr. Sofia Hayati Yusoff, Director USIM Alamiyyah.

Dalam Academic Workshop, peserta berinteraksi langsung dengan Assoc. Prof. Dr. Sofia Hayati Yusoff dan Dr. Khairul Asyraf Mohd Nathir, Deputy Director USIM Alamiyyah. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan akademik, mengembangkan perspektif global, serta bertukar gagasan dengan peserta dari berbagai negara. Hari pertama ditutup dengan Riyadah yang memperkuat kebersamaan dan persahabatan lintas negara.

Ketua Kerja Sama Internasional MAN 2 Kota Malang sekaligus Special Fellow Buddy USIM Alamiyyah, Ahmad Thohir Yoga, menegaskan bahwa IGSN menjadi ruang strategis untuk membangun kompetensi dan jejaring global siswa.

“IGSN bukan sekadar kegiatan internasional, tetapi ruang belajar yang mempertemukan siswa dengan pengalaman akademik, budaya, dan jejaring global,” ujar Mr. Yoga.

Memasuki hari kedua, 7 Oktober, peserta mengikuti Cultural Show di Malaysia Tourism Centre (MaTiC), serta mengunjungi Masjid Putra, KLCC dan Petronas Twin Towers, hingga Central Market. Rangkaian tersebut memberikan pengalaman langsung dalam mengenal budaya, sejarah, seni, dan kehidupan masyarakat Malaysia.

Keikutsertaan MAN 2 Kota Malang dalam IGSN 2026 merupakan bagian dari MADU MANJA (MAN Dua Menjelajah Dunia) yang terus diperluas melalui MANDI MADU (Madrasah Indonesia Menjelajah Dunia). Jika MADU MANJA membuka akses pengalaman dan jejaring global bagi siswa MAN 2, MANDI MADU memperluas semangat tersebut melalui kolaborasi antar madrasah Indonesia.

Semangat ini diwujudkan melalui keterlibatan MAN 2 Tulungagung dan MAN 3 Kota Pekanbaru sebagai madrasah mitra dalam IGSN 2026. “Harapannya, semakin banyak madrasah Indonesia dapat menjelajah dunia, membangun jejaring, dan berkolaborasi secara global,” pungkas Mr. Yoga.

Dua hari pertama IGSN 2026 menjadi langkah nyata MAN 2 Kota Malang dalam memperkuat madrasah berwawasan global, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi pendidikan Indonesia di tingkat internasional. (ATY)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB