Budayakan Tradisi Pemakaian Songkok bagi Murid, MAN 2 Kota Malang Perkuat Karakter Islami

Waktu Publikasi :

Kota Malang – MAN 2 Kota Malang terus menumbuhkan budaya religius di lingkungan madrasah melalui pembiasaan mengenakan songkok atau peci bagi murid, khususnya setiap Jumat. Pembiasaan tersebut menjadi salah satu upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun karakter murid yang santun dan berakhlak mulia.

Semangat tersebut selaras dengan kegiatan siraman rohani yang berlangsung di Masjid Al Falah MAN 2 Kota Malang pada Jumat 9/10 pukul 06.30 WIB. Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya mengintegrasikan penguatan spiritual dengan pembiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa pembiasaan mengenakan songkok bukan sekadar persoalan penampilan, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan penguatan identitas keislaman.

“Kami ingin membangun budaya madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan. Mengenakan songkok, khususnya setiap Jumat, merupakan salah satu bentuk pembiasaan sederhana yang mengandung pesan tentang identitas, kesopanan, dan kecintaan terhadap tradisi Islam. Harapannya, kebiasaan ini tumbuh dari kesadaran murid, bukan semata-mata karena aturan yang berlaku,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Tim Bidang Keagamaan MAN 2 Kota Malang, Dra. Wahyuni Ekowati, menegaskan pentingnya pembiasaan keagamaan yang dilaksanakan secara konsisten di lingkungan madrasah.

“Pembentukan karakter religius perlu dilakukan melalui kegiatan yang nyata dan berulang agar menjadi bagian dari keseharian murid. Pemakaian songkok setiap Jumat dapat menjadi sarana untuk mengenalkan nilai kesantunan sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas seorang muslim. Melalui siraman rohani dan pembiasaan ini, kami berharap murid semakin memahami bahwa nilai agama tidak hanya dipelajari, tetapi juga diterapkan dalam sikap dan perilaku,” ungkapnya.

Pembiasaan mengenakan songkok juga menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana madrasah yang religius, tertib, dan berkarakter. Dukungan seluruh warga madrasah diperlukan agar tradisi tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi budaya positif yang melekat pada diri murid. Dengan demikian, pendidikan keagamaan tidak hanya hadir melalui materi pembelajaran, tetapi juga melalui keteladanan dan praktik sederhana yang dilakukan setiap hari.

Ke depan, MAN 2 Kota Malang berharap pembiasaan ini mampu memperkuat karakter religius murid sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam. Murid diharapkan dapat mengenakan songkok dengan kesadaran dan kebanggaan sebagai bagian dari identitas muslim. Melalui kegiatan siraman rohani dan pembiasaan keagamaan, madrasah terus berupaya membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkepribadian kuat. Semoga tradisi positif ini terus terjaga serta menjadi bagian dari budaya madrasah yang menginspirasi seluruh warga pendidikan. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB