Wujud Integritas, Kemenag Kota Malang Berhasil Meraih Predikat WBK

Waktu Publikasi :

Kota Malang — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) RI. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Kota Malang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Predikat WBK merupakan bagian dari program pembangunan Zona Integritas (ZI) yang dicanangkan pemerintah untuk mendorong terwujudnya birokrasi yang bebas dari praktik korupsi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penilaian dilakukan secara ketat melalui evaluasi sistem manajemen kinerja, penguatan pengawasan, serta kualitas layanan kepada masyarakat.

MAN 2 Kota Malang menghadiri undangan tersebut yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Rabu (11/2) pukul 08.30 s.d. 11.30 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” sebagai wujud penguatan reformasi birokrasi di lingkungan instansi pemerintah. Acara dipusatkan di Aula Utama Kantor Kementerian Agama Kota Malang dan diikuti oleh jajaran satuan kerja di bawah Kemenag Kota Malang.

Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, H. Ahmad Shampton, S.Hi., M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran atas kerja sama dan komitmen bersama dalam membangun budaya kerja berintegritas. Menurutnya, predikat WBK bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.
“Predikat ini adalah hasil kerja kolektif seluruh ASN di lingkungan Kemenag Kota Malang. Ke depan, kami berkomitmen menjaga integritas, memperkuat akuntabilitas, dan terus berinovasi dalam pelayanan,” ujarnya.

Dihadiri oleh Dr. H. Samsudin, M.Pd., Kepala MAN 2 Kota Malang menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi seluruh jajaran madrasah.
“Kegiatan SAKIP dan ZI Award ini menjadi pengingat bagi kami bahwa akuntabilitas bukan sekadar administrasi, tetapi komitmen moral dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik. MAN 2 Kota Malang terus berupaya memperkuat sistem kerja yang transparan dan terukur. Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi peserta didik dan masyarakat. Reformasi birokrasi harus dimulai dari perubahan pola pikir dan budaya kerja. Semoga langkah kecil yang kami lakukan menjadi bagian dari transformasi besar menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Keikutsertaan MAN 2 Kota Malang dalam SAKIP dan ZI Award ini diharapkan mampu memperkuat semangat reformasi birokrasi di lingkungan madrasah. Seluruh jajaran diharapkan terus mendorong pelaksanaan pembangunan Zona Integritas secara konsisten dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus perbaikan sistem kerja yang lebih efektif dan akuntabel. Dengan komitmen yang kuat, MAN 2 Kota Malang optimis mampu meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Semangat transformasi akuntabilitas dan integritas diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan madrasah unggul menuju Indonesia Emas 2045. (SW/RI)

 

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

INFO PMB