Kota Malang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi MAN 2 Kota Malang setelah enam peserta didik dinyatakan lolos Pelatihan Nasional (Pelatnas) tahap lanjutan sebagai persiapan menuju ajang olimpiade sains internasional tahun 2026. Mereka akan mewakili Indonesia dalam berbagai kompetisi bergengsi tingkat dunia di bidang kimia, kebumian, biologi, dan kecerdasan artifisial. Keberhasilan ini menegaskan posisi MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu madrasah unggulan dalam pembinaan talenta sains nasional.
Adapun siswa yang mengikuti Pelatnas 2 adalah Ahmad Kautsar Al Ramadhani (XI G) untuk International Chemistry Olympiad (IChO) di Tashkent, Uzbekistan; Salma Rofidatul Hasanah (XI G) untuk International Earth Science Olympiad (IESO) di Turin, Italia; serta Talita Alya Nabilah (XII IPA 7) untuk International Biology Olympiad (IBO) di Vilnius, Lithuania. Sementara itu, tiga siswa lainnya mengikuti Pelatnas 1 untuk International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, yakni Arsha Naufal Mauritzan (XI G), Danial Satria Putra Darmawan (XII IPA 5), dan Labib Habibillah (XII IPA 8).
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M. Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para siswa. “Menuju hingga di titik ini adalah buah dari kerja keras siswa, guru pembina, serta dukungan seluruh keluarga besar madrasah. Kami berharap mereka dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama Indonesia, khususnya MAN 2 Kota Malang harum di kancah internasional,” tuturnya.
Ketua Insan Pro MAN 2 Kota Malang, Dra. Hj. Wulaida Zuhriyana, juga menyampaikan apresiasi dan doa restu. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi. “Semoga para peserta Pelatnas diberi kelancaran, kesehatan, dan kemudahan dalam setiap tahapan seleksi hingga mampu meraih medali untuk bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Alif Rifai, S. S., menambahkan bahwa madrasah akan terus memberikan dukungan penuh, baik secara akademik maupun mental. Menurutnya, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci lahirnya generasi unggul yang siap bersaing secara global.
Keikutsertaan siswa MAN 2 Kota Malang dalam Pelatnas ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi dan berani bermimpi besar. Madrasah juga memohon doa restu dari seluruh masyarakat agar para delegasi dapat menjalani proses seleksi dengan lancar. Dengan semangat, disiplin, dan doa, mereka optimistis mampu mengharumkan nama madrasah, daerah, dan Indonesia di panggung dunia. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa madrasah mampu mencetak generasi berdaya saing internasional. Semoga langkah mereka dimudahkan hingga meraih hasil terbaik. (RI) / Doc. (WUL)



