Kota Malang – Keluarga besar MAN 2 Kota Malang mengikuti kegiatan pembinaan yang disampaikan oleh Gus Shampton, panggilan akrab Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Malang H. Achmad Shampton, S.Hi., M.Pd., pada Jum’at (13/3) di aula madrasah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para guru, tenaga kependidikan, serta pelatih ekskul, olimpiade , riset dan tahfidz sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual, integritas, dan kedisiplinan di lingkungan madrasah.
Dalam pembinaannya, Gus Shampton mengajak seluruh civitas madrasah untuk menjadikan kehidupan dunia sebagai wasilah menuju kebahagiaan di akhirat. Menurutnya, dunia merupakan tempat berikhtiar dan menanam amal kebaikan yang hasilnya akan dipetik di kehidupan akhirat.
“Dunia ini bukan tujuan akhir, tetapi sarana untuk memperbanyak amal kebaikan. Apa yang kita lakukan di dunia akan menjadi bekal kita di akhirat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya melatih kesabaran dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menahan diri dari hal-hal yang kurang baik serta membangun hubungan yang harmonis dengan sesama.
“Belajar menahan diri adalah kunci kedewasaan iman, berbuat baik kepada sesama adalah tanda hadirnya rahmat Allah, dan kita juga perlu berlatih untuk saling memaafkan,” tuturnya.
Selain itu, Gus Shampton menekankan bahwa sikap profesional dalam bekerja merupakan bagian dari meneladani akhlak Rasulullah SAW. Menurutnya, Nabi Muhammad SAW memberikan contoh bagaimana menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan kedisiplinan.
“Profesionalitas dalam bekerja adalah teladan dari Rasulullah SAW. Beliau mengajarkan kepada kita untuk amanah, jujur, disiplin, dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas,” jelasnya.
Dalam suasana yang penuh kehangatan, Gus Shampton juga mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur dan ketenangan.
“Hidup itu harus dijalani dengan bahagia dan santai dalam menghadapi berbagai problematika hidup, karena setiap ujian adalah bagian dari proses Allah mendewasakan kita,” pesannya.
Lebih lanjut, Gus Shampton mengingatkan pentingnya menjaga nama baik lembaga, terutama dalam mendukung komitmen MAN 2 Kota Malang yang saat ini telah berpredikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) menuju WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).
“Untuk mensukseskan MAN 2 Kota Malang menuju WBBM, kita harus mampu menahan diri untuk tidak menyampaikan keburukan madrasah di media publik. Jika ada persoalan, mari kita selesaikan secara bijak di internal,” tegasnya.
Kegiatan pembinaan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag., memohon keberkahan, kelancaran, serta kesuksesan bagi seluruh keluarga besar MAN 2 Kota Malang dalam menjalankan tugas dan pengabdian. (SW)



