Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menerima kunjungan studi tiru dari MAN 4 Banjar, Kalimantan Selatan pada Senin (13/4) pukul 08.00–12.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Auditorium Laboratorium Sains lantai 4 dan diikuti oleh 56 peserta. Rombongan disambut hangat oleh keluarga besar MAN 2 Kota Malang, dengan rangkaian acara yang dipandu oleh MC dari tim humas Ustadz Faizul Walida Ismani, M. Pd.
Kegiatan studi tiru ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman terkait pengelolaan program unggulan, khususnya dalam bidang sains dan sistem asrama. Selain itu, kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kolaborasi antar madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Dalam sambutannya, Megawati, S.Ag., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 4 Banjar menyampaikan rasa terima kasih dan tujuan kunjungan tersebut.
“Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada kami untuk belajar di MAN 2 Kota Malang. Kami hadir dalam rangka mempelajari pengembangan kelas program unggulan. Sebagai pembelajar sepanjang hayat, ketika kita belum mengetahui suatu hal maka kita harus bertanya kepada ahlinya. Oleh karena itu, kami datang ke MAN 2 Kota Malang yang kami yakini sebagai gudangnya prestasi untuk menggali pengalaman dan praktik baik,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa pihaknya berencana mengembangkan program sains di madrasahnya. “Kami berencana membuka satu kelas sains sebagai langkah awal, karena melihat minat siswa yang tinggi terhadap riset dan pembelajaran sains. Selain itu, kami juga merencanakan pengembangan asrama. Kami mohon bimbingan dan arahan agar program ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi madrasah kami,” tambahnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan sambutan hangat kepada rombongan.
“Sugeng rawuh. Hari ini kita dapat bertemu dalam suasana silaturahmi. Atas nama keluarga besar MAN 2 Kota Malang, kami mengucapkan selamat datang kepada MAN 4 Banjar. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk berkolaborasi serta berbagi gambaran umum dan khusus terkait best practice pengelolaan madrasah,” tuturnya.
Sementara itu, Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd.I., Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang, memberikan pengantar singkat mengenai profil madrasah, meliputi sistem pengelolaan administrasi, layanan pendidikan, serta berbagai capaian prestasi yang telah diraih oleh siswa maupun lembaga.
Pada sesi pemaparan akademik, Niswatun Khasanah, M.Si., M.Pd., Koordinator Bidang Akademik, menjelaskan strategi penguatan pembelajaran.
“Pengelolaan akademik di MAN 2 Kota Malang berfokus pada keseimbangan antara capaian akademik dan penguatan karakter siswa. Program unggulan dirancang berbasis minat dan potensi siswa. Pendampingan intensif dari guru menjadi kunci keberhasilan. Selain itu, evaluasi berkala terus dilakukan untuk menjaga kualitas pembelajaran,” jelasnya.
Selanjutnya, Dra. Hj. Wulaida Zuhriyana, Ketua Olimpiade MAN 2 Kota Malang, memaparkan program INSANPRO.
“Program INSANPRO menjadi wadah pembinaan siswa dalam bidang olimpiade. Pembinaan dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Siswa mendapatkan pelatihan intensif sesuai bidangnya masing-masing. Program ini telah berhasil melahirkan berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana peserta aktif menggali informasi terkait pengelolaan program unggulan, sistem asrama, hingga strategi pembinaan siswa. Setelah itu, dilakukan penukaran cenderamata sebagai bentuk kenang-kenangan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan MAN 4 Banjar melaksanakan studi lapangan untuk melihat langsung fasilitas serta implementasi program di MAN 2 Kota Malang.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi MAN 4 Banjar dalam mengembangkan program unggulan di madrasahnya. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan kerja sama antar madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan adanya pertukaran pengalaman dan praktik baik, diharapkan lahir inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi dunia pendidikan. Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan madrasah yang unggul dan berdaya saing. Ke depan, kerja sama serupa diharapkan terus terjalin secara berkelanjutan. (RI)



