Malang High Ropes Hadirkan Atraksi Rappeling Spektakuler di MAN 2 Kota Malang dalam Liga Aksi III Latgab Penegak 2026

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Kegiatan kepramukaan di MAN 2 Kota Malang menghadirkan atraksi menantang berupa rappeling bekerja sama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan beserta Malang High Ropes. Atraksi ini dilakukan dari lantai 4 menuju lapangan basket dengan total 7 jalur penurunan yang dirancang aman dan berstandar tinggi. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai sekolah di Jawa Timur. Sistem keselamatan yang diterapkan dinilai sangat baik karena menggunakan prosedur profesional dan pengawasan ketat.

Kegiatan Laga Aksi III diikuti oleh berbagai sekolah, di antaranya SMA Al-Maahira, MAN 1 Kota Malang, SMAN 9 Malang, SMAN 1 Lawang, SMK Islam Batu, SMKN 1 Singosari, SMAN 2 Kota Malang, SMAS Taruna Nala, SMAN 1 Pakel Tulungagung, SMKN 5 Malang, SMA Islam Malang, SMKN 1 Tumpang, SMK Telkom Malang, SMAN 1 Tumpang, SMAS Diponegoro Tulungagung, SMAN 1 Turen, SMAN 5 Malang, SMA Negeri Ar Rohmah Putra Dau Malang, SMK Santa Maria Malang, SMAN 6 Malang, SMAS Al Izzah, SMKN 1 Batu, MAN 3 Jember, SMAN 4 Kota Blitar, Saka Wira Kartika Koramil Lawang, MA Al-UMM, SMAN 03 Batu, dan MA An-Nur Bululawang.

Sebelum atraksi dimulai, peserta mendapatkan pembekalan di aula utama. Adika Bagus Baqiyatus Sholikhin dari Basarnas menyampaikan pentingnya pemahaman teknik dasar dalam kegiatan pencarian dan pertolongan.

“Dalam operasi pencarian dan pertolongan, setiap personel dituntut memahami teknik evakuasi vertikal seperti rappeling dengan benar. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi agar peserta mengenal prosedur dasar yang biasa kami terapkan di lapangan. Ketelitian, kesiapan alat, dan kerja sama tim adalah kunci utama dalam setiap misi,” ungkapnya.

Ahmad Nikmat Irsyad Maulana, salah satu tim Basarnas, juga menekankan nilai edukasi dalam kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini bukan hanya soal adrenalin, tetapi juga pembelajaran penting tentang keselamatan. Peserta diajarkan untuk memahami sistem pengamanan serta pentingnya koordinasi dalam tim. Pengetahuan ini sangat relevan, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan respons cepat dan tepat,” tambahnya.

Koordinator rappeling, Muhammad Amin Taufiqur Rohman, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap peserta.

“Ini tahun pertama saya di sini dan saya melihat anak-anak luar biasa. Saya berharap semua peserta bisa mencoba pengalaman rappeling ini secara langsung. Ini adalah bekal pengalaman premium dengan standar keselamatan tinggi. Semua peralatan yang digunakan sudah melalui uji kelayakan dan memiliki lisensi dari Kementerian Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami membentuk karakter siswa yang tangguh dan berani. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dengan Basarnas dan Malang High Ropes. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang kami selenggarakan. Harapan kami, kegiatan ini memberi pengalaman berharga bagi seluruh peserta,” tuturnya.

Harapan dari kegiatan ini adalah agar peserta semakin percaya diri dalam menghadapi tantangan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan. Peserta juga diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan lain. Lebih jauh lagi, kegiatan ini mempererat solidaritas antar peserta dari berbagai sekolah.

MAN 2 Kota Malang menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah kegiatan berskala besar. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu menghadirkan program edukatif dan inovatif. Dukungan fasilitas dan kolaborasi yang baik menjadi kunci keberhasilan acara ini. Ke depan, MAN 2 Kota Malang siap terus terbuka menjadi tuan rumah kegiatan tingkat regional hingga nasional. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB