Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menerima kunjungan dari Yayasan Anak Emas, Denpasar, Bali, pada Selasa (5/5) pukul 09.00 WIB. Rombongan disambut langsung di ruang Kepala Madrasah dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sejumlah 3 orang dipandu oleh pewarta tim humas Faizul Ismani, M. Pd.
Kunjungan ini dipimpin oleh Seni Radiah, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kepala MA Generasi Emas. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tujuan kedatangan rombongan ke MAN 2 Kota Malang. Beliau menjelaskan bahwa yayasan yang dipimpinnya merupakan lembaga dakwah yang berada di Bali dan saat ini tengah merencanakan pembukaan Madrasah Aliyah di bawah naungan Yayasan Anak Emas. Selain itu juga mengungkapkan keinginan untuk mengadopsi berbagai program unggulan yang telah diterapkan di MAN 2 Kota Malang. Beliau pun menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan dalam kunjungan tersebut.
Ali Mukti, M.Pd., Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum menyampaikan, “Pengelolaan kurikulum di madrasah tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai keislaman. Kami terus mengembangkan kurikulum yang adaptif, integratif, serta mampu menjawab tantangan zaman,” ungkapnya.
Dra. Hj. Wulaida Zuhriyana, Ketua InsanPro (Internalisasi Keislaman dan Sains dalam Pengembangan) MAN 2 Kota Malang juga menambahkan, “Internalisasi nilai keislaman harus berjalan seiring dengan penguasaan sains dan teknologi. Melalui program InsanPro, kami berupaya membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat,” tuturnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan penukaran cinderamata sebagai bentuk kenang-kenangan antara kedua belah pihak. Setelah itu, rombongan diarahkan untuk kegiatan school tour melihat langsung berbagai fasilitas dan program yang ada di MAN 2 Kota Malang.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi awal kerja sama yang berkelanjutan antara kedua lembaga. Pertemuan ini juga membuka ruang diskusi yang konstruktif dalam pengembangan pendidikan berbasis keislaman. Semangat berbagi dan belajar bersama menjadi nilai utama dalam kunjungan ini. Diharapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata di lembaga masing-masing. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat dan saling mendukung dalam mencetak generasi emas di masa depan. (RI)



