Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menyelenggarakan Sidang Pleno Tahap I pada Sabtu (31/5) di Aula Utama MAN 2 Kota Malang mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan yang dipandu oleh MC Ema Fitria Agustiana, M.Pd. ini mengusung tema “Transformasi Tata Kelola Madrasah: Berintegritas, Inovatif, Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.” Sidang pleno diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai forum strategis dalam menyusun arah kebijakan dan penguatan tata kelola madrasah.
Sidang Pleno Pedoman Manajemen Tahun Pelajaran 2025/2026 ini diselenggarakan untuk membahas, menelaah, menyempurnakan, dan menyepakati dokumen sebagai acuan program dan kegiatan selama satu tahun. Berbagai aspek tata kelola madrasah dibahas secara komprehensif, mulai dari perencanaan program kerja, penguatan mutu pendidikan, pengelolaan sumber daya manusia, layanan peserta didik, hingga sistem evaluasi dan pengawasan. Melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan yang diharapkan mampu menjadi dasar pelaksanaan tugas dan fungsi setiap unit kerja secara terarah, efektif, akuntabel, serta selaras dengan visi MAN 2 Kota Malang sebagai madrasah unggul, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.
Ketua Panitia Sidang Pleno Pedoman Manajemen, En Efendi, M.Pd., menjelaskan bahwa penyusunan pedoman manajemen telah melalui berbagai tahapan yang sistematis dan melibatkan berbagai unsur di madrasah. Menurutnya, sidang pleno tahap pertama menjadi bagian penting dalam rangkaian penyusunan dokumen manajemen yang komprehensif. “Setelah melalui rangkaian penyusunan dan pembahasan pleno manajemen, agenda berikutnya adalah penyempurnaan untuk kemudian disahkan pada pertengahan Juni mendatang,” ungkanya.
Sementara itu, Ketua Komite MAN 2 Kota Malang, Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd., menyoroti capaian dan perkembangan madrasah yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu madrasah unggul di Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa dari 39.019 satuan pendidikan tingkat SLTA di Indonesia, MAN 2 Kota Malang terus menunjukkan prestasi yang membanggakan. Menurutnya, keberhasilan tersebut harus diiringi dengan penguatan karakter melalui penerapan kurikulum berbasis cinta. “Kita terus bergerak menuju madrasah penuh cinta, lingkungan yang ramah anak, serta menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga humanis,” tuturnya.
Dalam arahan, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri berbagai capaian yang telah diraih madrasah. Beliau menegaskan bahwa keberadaan pendidik dan tenaga kependidikan tidak hanya untuk berkarya dan beribadah, tetapi juga sebagai sarana mengasah potensi diri agar terus berkembang. Menurutnya, berbagai program yang dirancang ke depan harus berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan dan pengembangan potensi peserta didik. “Semua itu dapat dicapai karena kita memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas sebagai arah bersama dalam membangun madrasah yang unggul,” pungkasnya.
Sidang pleno tahap pertama ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi seluruh warga madrasah dalam menyusun pedoman manajemen yang berkualitas. Hasil pembahasan yang telah dirumuskan diharapkan mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih efektif dan terukur. Selain itu, seluruh masukan dan rekomendasi dari peserta akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum memasuki tahap pengesahan. Dengan demikian, pedoman manajemen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan arah pengembangan MAN 2 Kota Malang.
Kegiatan Sidang Pleno Tahap I berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Forum ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi serta memperkuat komitmen seluruh elemen madrasah dalam mewujudkan tata kelola yang profesional. Melalui kolaborasi yang kuat, MAN 2 Kota Malang optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan prestasi kelembagaan. Semangat transformasi yang dibangun dalam sidang pleno ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju madrasah yang semakin unggul, berintegritas, dan melayani. (RI)



