Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menerima kunjungan akademik dari MTsN 2 Kota Malang dalam rangka pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) pada Jumat (5/6) pukul 07.30–11.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Sains dan Ruang Auditorium Lantai 4 MAN 2 Kota Malang ini difokuskan pada pembinaan bidang Matematika, IPA, dan IPS sebagai upaya meningkatkan kesiapan peserta didik menghadapi kompetisi akademik tingkat nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MTsN 2 Kota Malang, wakil kepala bidang kurikulum, wakil kepala bidang kesiswaan, tim pengelola olimpiade, serta 15 siswa delegasi OSN yang terdiri atas lima peserta bidang Matematika, lima peserta bidang IPA, dan lima peserta bidang IPS. Sementara itu, tim pembina dan pengelola olimpiade MAN 2 Kota Malang turut memberikan pendampingan dan berbagi pengalaman mengenai strategi pembinaan peserta olimpiade.
Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesempatan belajar yang diberikan oleh MAN 2 Kota Malang.
“Kami sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari MAN 2 Kota Malang yang memiliki pengalaman dan capaian prestasi yang luar biasa di bidang olimpiade. Kegiatan ini menjadi sarana yang sangat berharga bagi siswa maupun tim pembina untuk memperoleh wawasan, strategi, dan motivasi dalam menghadapi kompetisi. Kami berharap kolaborasi antar-madrasah seperti ini dapat terus terjalin demi meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi peserta didik. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal berharga bagi delegasi OSN MTsN 2 Kota Malang,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antar-madrasah dalam pengembangan prestasi akademik.
“Prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang terencana, konsisten, dan berkelanjutan. Kami merasa terhormat dapat berbagi pengalaman dan praktik baik yang selama ini diterapkan dalam pembinaan olimpiade di MAN 2 Kota Malang. Semangat kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung dan berkembang bersama. Semoga kegiatan ini mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta dan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas di masa mendatang,” tuturnya.
Dalam sesi pembinaan, para peserta mendapatkan materi penguatan konsep, strategi penyelesaian, serta berbagi pengalaman terkait pola pembelajaran dan persiapan menghadapi OSN. Interaksi aktif antara siswa dan pembina menciptakan suasana belajar yang inspiratif dan penuh semangat.
Koordinator Riset MAN 2 Kota Malang, M. Ronaldi Aji Saputra, M.Pd., menegaskan bahwa pembinaan olimpiade memerlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga penguatan karakter dan kemampuan berpikir kritis.
“Kompetisi olimpiade menuntut peserta untuk memiliki daya analisis yang kuat, kreativitas dalam memecahkan masalah, serta ketangguhan dalam menghadapi tantangan. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara sistematis dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kami berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kepercayaan diri dalam berkompetisi. Dengan latihan yang konsisten dan semangat belajar yang tinggi, peluang meraih prestasi akan semakin terbuka,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, kedua madrasah berharap dapat memperkuat kolaborasi dalam pengembangan program akademik dan pembinaan prestasi siswa. Delegasi OSN MTsN 2 Kota Malang diharapkan memperoleh bekal pengetahuan, strategi, dan motivasi yang lebih matang dalam menghadapi kompetisi yang akan datang. Selain itu, sinergi antar-madrasah diharapkan mampu melahirkan budaya belajar yang kompetitif sekaligus kolaboratif. Dengan dukungan seluruh pihak, prestasi akademik peserta didik madrasah diyakini akan terus meningkat dari waktu ke waktu.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Siswa terlihat aktif berdiskusi, bertanya, dan mengikuti setiap sesi pembinaan yang diberikan oleh para narasumber. Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam membangun generasi unggul yang siap bersaing dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (RI)



