Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menerima kunjungan studi tiru dari MAN 2 Kabupaten Tuban pada Selasa (9/6). Kegiatan yang berlangsung di ruang Multimedia yang dilaksanakan mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB dan diikuti oleh 33 peserta. Materi yang dibahas dalam kegiatan tersebut berfokus pada pengelolaan organisasi siswa, khususnya OSIS, sebagai upaya memperkuat wawasan kepemimpinan dan tata kelola organisasi di lingkungan madrasah.
Kunjungan ini menjadi sarana sekaligus ajang berbagi pengalaman antara kedua madrasah. Para peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari berbagai program, sistem kaderisasi, serta strategi pengembangan organisasi yang diterapkan di MAN 2 Kota Malang. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme sejak awal hingga akhir acara.
Kepala MAN 2 Kabupaten Tuban, Qomaruddin, S.Ag., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilakukan bersamaan dengan agenda bersama Kementerian Agama Kabupaten Tuban. Beliau juga membawa para siswa untuk mengikuti studi tiru dan belajar langsung dari pengalaman yang dimiliki MAN 2 Kota Malang.
“Kami hadir bersama Kementerian Agama Kabupaten Tuban sekaligus mengajak para siswa untuk melaksanakan studi tiru di MAN 2 Kota Malang. Kami ingin belajar dan menggali pengalaman terbaik yang dimiliki madrasah ini, karena sesungguhnya di atas langit masih ada langit. Setiap orang maupun lembaga pasti memiliki kelebihan yang dapat menjadi pelajaran dan inspirasi bagi yang lain,” ungkapnya.
Sementara itu, Alif Rifa’i, S.S., Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Malang, menjelaskan struktur organisasi yang ada di madrasah. Beliau menegaskan bahwa terdapat dua organisasi besar yang menjadi wadah pengembangan kepemimpinan dan karakter peserta didik.
“Di MAN 2 Kota Malang terdapat dua organisasi besar yang menjadi wadah pengembangan kepemimpinan peserta didik, yaitu OSIS dan OSIMA. Pada kesempatan ini, kami memperkenalkan Ello dan Rogo selaku Ketua OSIS dan Ketua OSIMA yang akan berbagi pengalaman, program kerja, serta berbagai praktik baik dalam mengelola organisasi kepada peserta studi tiru. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bertukar wawasan dan memberikan inspirasi bagi pengembangan organisasi di MAN 2 Kabupaten Tuban,” tuturnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif menggali informasi mengenai program kerja, sistem kaderisasi, hingga berbagai kegiatan yang dijalankan organisasi siswa di MAN 2 Kota Malang. Sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan, kedua belah pihak juga melaksanakan penukaran vandel sebagai simbol silaturahmi antara MAN 2 Kota Malang dan MAN 2 Kabupaten Tuban. Setelah rangkaian acara selesai, para peserta diajak mengikuti school tour untuk mengenal lebih dekat lingkungan serta berbagai fasilitas yang dimiliki MAN 2 Kota Malang.
Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan baik antara MAN 2 Kota Malang dan MAN 2 Kabupaten Tuban dapat terus terjalin dan semakin erat. Pengalaman yang diperoleh selama studi tiru diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam mengembangkan organisasi siswa di masing-masing madrasah. Semangat berbagi praktik baik dan saling belajar diharapkan terus tumbuh demi kemajuan pendidikan madrasah. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi dan silaturahmi merupakan bagian penting dalam menciptakan generasi pemimpin yang berkualitas. (RI)



