Kota Malang – Komitmen MAN 2 Kota Malang dalam membangun Zona Integritas mendapat perhatian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI melalui kegiatan Pembinaan dan Monitoring Pembangunan Zona Integritas (ZI) pada Jumat (12/6). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00-16.45 WIB dengan pembinaan dilaksanakan di Laboratorium Sains Ruang Auditorium Lantai 4 MAN 2 Kota Malang, dan dilanjutkan kembali survey lingkungan hingga selesai pukul 19.00 WIB.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kemenpan RB, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Kasubbag Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Malang, Komite MAN 2 Kota Malang, serta para kepala madrasah MI, MTs, dan MAN di Kota Malang.
Kabag Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Syaikhul Hadi, S.Ag., M.Fil.I., menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Agama Jawa Timur terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
“Standar pengelolaan Zona Integritas di Jawa Timur terus mengalami peningkatan. Kita bersyukur karena sejak tahun 2024 hingga 2026 berbagai capaian positif berhasil diraih dan saat ini sedang berproses menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Semoga upaya yang dilakukan mampu memperkuat tata kelola lembaga sekaligus membawa keberkahan dan kesuksesan bagi MAN 2 Kota Malang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., memaparkan berbagai capaian dan inovasi yang telah dikembangkan madrasah. Beliau menjelaskan bahwa MAN 2 Kota Malang terus berupaya menjadi madrasah unggul berstandar internasional yang menjadi rujukan dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Madrasah yang mengusung budaya kerja “Juara Prima” ini memiliki delapan inovasi unggulan yang menjadi penguat layanan pendidikan dan tata kelola kelembagaan. Berbagai inovasi tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan serta menghasilkan ribuan prestasi peserta didik dari tahun ke tahun di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Plh Sekretaris Inspektorat Jenderal sekaligus Inspektur IV Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Moh Isom Yusqi, M.Ag., memberikan apresiasi atas komitmen dan capaian yang telah ditunjukkan MAN 2 Kota Malang dalam membangun Zona Integritas.
“Kami mengapresiasi berbagai upaya yang telah dibuktikan oleh MAN 2 Kota Malang. Pembangunan Zona Integritas bukan hanya soal pemenuhan administrasi, tetapi bagaimana nilai integritas benar-benar tumbuh dan menjadi budaya kerja. Kami berharap ke depan pelayanan publik yang diberikan semakin berdampak, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Analis SDM Aparatur Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Kerja Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Siti Mudayaroh, S.Ag., M.Ag., CHRP., menyampaikan optimisme terhadap kesiapan MAN 2 Kota Malang menuju predikat WBBM.
“Komitmen pimpinan, dukungan seluruh warga madrasah, serta berbagai inovasi yang telah dikembangkan menjadi modal penting dalam mewujudkan WBBM. Kami berharap seluruh proses yang telah berjalan dapat terus diperkuat sehingga MAN 2 Kota Malang mampu meraih predikat WBBM dan menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan RB, Andi Rahardian, S.H., LL.M., menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas harus diwujudkan melalui komitmen nyata seluruh unsur lembaga.
“Kami terus melakukan evaluasi pembangunan Zona Integritas sebagai bagian dari penguatan reformasi birokrasi. MAN 2 Kota Malang menunjukkan komitmen yang baik dalam membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel. Kami bangga terhadap capaian yang telah diraih dan berharap semangat integritas serta pelayanan publik terus menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pengembangan madrasah,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Mita Hermawati, S.H., S.S., menekankan pentingnya peran Komite Madrasah dalam mendukung pembangunan WBBM.
“Komite Madrasah merupakan mitra strategis yang berperan aktif memberikan masukan, pengawasan, dan dukungan terhadap program madrasah. Kehadiran komite juga menjadi jembatan komunikasi dengan masyarakat, mendorong transparansi, akuntabilitas, serta budaya integritas. Sinergi yang kuat antara madrasah dan komite menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan MAN 2 Kota Malang menuju WBBM,” pungkasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi, sharing pengalaman, serta tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Berbagai masukan dan rekomendasi disampaikan sebagai bahan evaluasi sekaligus penguatan implementasi Zona Integritas di lingkungan madrasah. Suasana mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun tata kelola pendidikan yang semakin profesional dan berintegritas.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Kota Malang semakin memantapkan langkah menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani. Dukungan dari Kemenpan RB, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik dan tata kelola kelembagaan. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan integritas, MAN 2 Kota Malang optimistis mampu menjadi madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjadi teladan dalam budaya pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen dan sinergi seluruh pihak dalam mewujudkan Zona Integritas yang berdampak, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dunia pendidikan. (RI)





