Kancah Global: Mentor Riset MAN 2 Kota Malang Wakili Indonesia di SEA-Europe Youth Partnership for the Goals 2026

Waktu Publikasi :

Kota Malang – MAN 2 Kota Malang kembali mencatatkan presensinya di kancah internasional. Mentor Riset Matematika dan Kecerdasan Buatan (AI) MAN 2 Kota Malang, Mochammad Yosi Pratikno, S.Mat., secara resmi diberangkatkan untuk mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi tingkat dunia, SEA-Europe Youth Partnership for the Goals (SEYPG) 2026 di Singapura pada pertengahan Juli ini.
Keberangkatan Mochammad Yosi Pratikno, S.Mat. dilepas secara resmi oleh Kepala Madrasah pada Selasa pagi (14/7). SEYPG 2026 merupakan forum diplomasi dan kolaborasi pemuda yang mempertemukan delegasi pilihan dari Asia Tenggara dan Eropa untuk merumuskan aksi nyata terkait ketahanan iklim, teknologi, dan keberlanjutan.
SEYPG 2026 merupakan penyelenggaraan perdana yang mengusung tema Empowering Youth for Climate Resilience (Memberdayakan Pemuda untuk Ketahanan Iklim). Program ini diselenggarakan melalui kolaborasi tiga institusi internasional, yakni Asia-Europe Foundation (ASEF), KU Leuven Belgia, serta Student Think Tank for Europe-Asia Relations (STEAR). Melalui kemitraan tersebut, forum ini menjadi wadah strategis bagi para pemimpin muda dari Asia Tenggara dan Eropa untuk membangun jejaring, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi inovatif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Selama pelaksanaan kegiatan di Singapura, para delegasi akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari sesi kepakaran tingkat tinggi yang melibatkan para ahli internasional, termasuk mitra dari NASA Lifelines, forum dialog kebijakan lintas kawasan, penyusunan resolusi iklim, hingga presentasi inovasi teknologi dari masing-masing negara. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk membuka peluang kolaborasi riset, pengembangan teknologi, serta akses terhadap jejaring dan pendanaan internasional.
Proses seleksi program ini secara ketat menguji kapasitas analitis, visi teknologi, serta rekam jejak kepemimpinan iklim internasional sebagaimana yang telah ditunjukkan saat bertugas sebagai Delegasi Resmi pada Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP29) sebelumnya.
Visi kepemimpinan global tersebut secara nyata diimplementasikan di MAN 2 Kota Malang melalui dedikasinya dalam membimbing ekosistem riset siswa. Hasil nyata dari inkubasi riset madrasah ini adalah lahirnya inovasi teknologi lingkungan seperti NAWALA, sistem filtrasi udara berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan limbah ampas tebu, serta EcoZone, inovasi integrasi teknologi untuk penyelesaian krisis ekologi. Kedua inovasi akar rumput (grassroots) karya sivitas MAN 2 Kota Malang inilah yang akan dibawa dan dipresentasikan di hadapan delegasi Eropa dan Asia sebagai model nyata mitigasi perubahan iklim.
“Ini membuktikan bahwa ekosistem riset di MAN 2 Kota Malang tidak hanya berhenti pada kompetisi, tetapi berorientasi pada pemecahan masalah riil berskala internasional. Kami berharap inovasi NAWALA dan EcoZone mampu membuka peluang kolaborasi strategis dengan para pakar dan pembuat kebijakan dari Eropa maupun Asia,” ujar Mochammad Yosi Pratikno, S.Mat.
Keikutsertaan Mochammad Yosi Pratikno dalam forum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kualitas riset dan inovasi yang berkembang di lingkungan MAN 2 Kota Malang kepada komunitas internasional. Kehadiran delegasi dari madrasah ini diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama, mendorong pertukaran pengetahuan, serta membuka peluang kolaborasi riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Keberhasilan menembus forum global ini merupakan wujud keberhasilan pembinaan madrasah. Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. Samsudin, M.Pd., menyatakan apresiasi dan dukungan penuhnya atas delegasi ini.
“Dukungan penuh dari pihak madrasah adalah bentuk komitmen tanpa henti kami terhadap pengembangan riset, inovasi, dan sumber daya manusia. Kami berharap partisipasi di SEYPG 2026 ini semakin mengukuhkan MAN 2 Kota Malang sebagai pusat keunggulan riset (center of excellence) dan memotivasi seluruh siswa untuk berani mengambil peran di tingkat global,” tegas Kepala Madrasah.
Partisipasi pada SEYPG 2026 menjadi bukti bahwa MAN 2 Kota Malang terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan, inovasi, dan diplomasi di tingkat internasional. Melalui budaya riset yang terus dikembangkan, madrasah optimistis dapat terus melahirkan karya-karya inovatif yang mampu memberikan kontribusi bagi penyelesaian berbagai tantangan global, sekaligus mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB