Kota Batu – MAN 2 Kota Malang melakukan kunjungan untuk menggali informasi dalam studi belajar pengelolaan kearsipan di Depo Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batu, Senin (27/7). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem pengelolaan arsip di lingkungan madrasah agar lebih tertib, aman, dan sesuai dengan standar kearsipan.
Kegiatan yang diikuti enam perwakilan MAN 2 Kota Malang tersebut diterima oleh Kepala Depo Arsip Kota Batu, Samsul, bersama Arsiparis Vita. Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pemaparan mengenai pengelolaan arsip, mulai dari klasifikasi dokumen, penyimpanan arsip konvensional dan digital, alih media arsip, hingga prosedur pemusnahan arsip sesuai Jadwal Retensi Arsip (JRA).
Selain pemaparan materi, peserta juga melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas penyimpanan arsip. Peserta melihat berbagai sarana pendukung seperti rak arsip, lemari roll o’pack, filling cabinet, box arsip, serta sistem pengendalian suhu dan kelembapan yang digunakan untuk menjaga kualitas arsip.
Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang, H. Sugeng Winarto, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas administrasi madrasah.
“Pengelolaan arsip yang baik akan mendukung tertib administrasi dan memudahkan pencarian kembali dokumen saat dibutuhkan. Banyak praktik baik yang kami peroleh dari Depo Arsip Kota Batu untuk diterapkan di MAN 2 Kota Malang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Perpustakaan MAN 2 Kota Malang, Budi Widodo, S.Pd., mengatakan bahwa arsip memiliki peran penting sebagai sumber informasi lembaga.
“Arsip bukan hanya dokumen yang disimpan, tetapi merupakan sumber informasi yang harus dikelola dengan baik agar tetap terjaga dan mudah diakses,” katanya.
Pustakawan MAN 2 Kota Malang, Wahyu Enggar Wulandari, S.Si., menambahkan bahwa kegiatan tersebut memberikan wawasan baru terkait pengelolaan dan pelestarian arsip.
“Kami mendapatkan pengetahuan mengenai cara mengelola arsip secara lebih efektif, mulai dari penyimpanan, keamanan, hingga pemeliharaannya agar arsip tetap memiliki nilai guna,” pungkasnya.
Melalui kegiatan studi tiru ini, MAN 2 Kota Malang berharap dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk meningkatkan sistem kearsipan di lingkungan madrasah. Penerapan tata kelola arsip yang baik diharapkan mampu mendukung pelayanan administrasi yang lebih cepat, tertib, dan profesional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah untuk membangun budaya sadar arsip bagi seluruh warga MAN 2 Kota Malang.
Dengan adanya studi tiru ini, MAN 2 Kota Malang berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan dalam bidang administrasi dan pengelolaan informasi. Penguatan sistem kearsipan menjadi bagian penting dalam menjaga dokumen sebagai sumber informasi dan bukti sejarah lembaga. Melalui pengelolaan arsip yang modern dan terstruktur, MAN 2 Kota Malang optimistis dapat memberikan layanan yang semak in berkualitas. (RI)




