Jadi Titik Temu, Guru Bahasa Indonesia MA Kota Malang Bersinergi Persiapkan TKA

Waktu Publikasi :

Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menjadi tuan rumah kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia MA Kota Malang dalam rangka pengimbasan dan penyusunan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia, Selasa (8/9) pukul 08.30 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Aula PSBB MAN 2 Kota Malang tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi para guru Bahasa Indonesia madrasah aliyah se-Kota Malang untuk memperkuat pemahaman sekaligus keterampilan dalam menghadapi pelaksanaan TKA.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan MA AN Nuriyah, MA Nasional, MA Muhammadiyah 1, MA Hidayatul Mubtadi’in, MA AL-UMM, MA Mu’allimin NU, MA Mu’allimat, MA Attaraqqie Putra/Putri, MA Muhammadiyah 2, MA Ibadurrohman, MA Al Madinah, MA Daruttauhid, MAN 1, MA Al Hayatul Islamiyah, MA Nurul Ulum 2, MAN 2, MA Hamid Rusdy, MA Al Irtrio’, MA Said, MA Al Amin, dan MA Nurul 1.

Ketua Pokjawas Madrasah Kemenag Kota Malang, Hj. Chusnul Chotimah, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum peningkatan kompetensi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kolaborasi antarguru madrasah.

“Kita bisa bersilaturahmi sekaligus berbagi. Apa yang kita dapatkan hari ini diharapkan dapat memberikan dampak kepada lingkungan dan madrasah di sekelilingnya, khususnya dalam mempersiapkan TKA,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan guru dalam menyukseskan pelaksanaan TKA. Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam menerjemahkan kebijakan dan materi TKA ke dalam proses pembelajaran yang tepat. “Pemberdayaan guru menjadi bagian penting. Mari kita bersama-sama menyukseskan TKA,” imbuhnya.

Memasuki sesi pertama, peserta mendapatkan materi “Bedah Struktur Soal TKA Bahasa Indonesia dan Strategi Pembelajaran” yang disampaikan oleh Eni Wahyuni, S. Pd., M. Pd guru MAN 2 Kota Malang. Materi tersebut mengajak peserta memahami karakteristik, struktur, dan tuntutan soal TKA Bahasa Indonesia sekaligus strategi pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mempersiapkan peserta didik.

“Pemahaman terhadap struktur soal menjadi langkah awal agar guru dapat menyusun strategi pembelajaran yang sesuai. Peserta didik tidak hanya perlu berlatih mengerjakan soal, tetapi juga perlu dibiasakan memahami bacaan, menganalisis informasi, dan menggunakan kemampuan berpikir secara tepat,” ungkapnya.

Pada sesi kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Praktik Penyusunan Soal TKA Bahasa Indonesia yang dipandu oleh Reni Kartikasari, S.Pd., dari MAN 1 Kota Malang. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara konseptual, tetapi juga diajak mempraktikkan secara langsung proses penyusunan soal yang sesuai dengan karakteristik TKA.

“Melalui praktik ini, guru diharapkan mampu menyusun soal yang tidak sekadar menguji kemampuan mengingat, tetapi juga mampu mengukur kemampuan peserta didik dalam memahami, menganalisis, dan mengolah informasi,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai bentuk komitmen bersama setelah kegiatan pengimbasan. RTL diharapkan menjadi langkah konkret bagi masing-masing madrasah untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan.

Kegiatan MGMP ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi guru Bahasa Indonesia MA Kota Malang dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi TKA. Kolaborasi antarmadrasah juga diharapkan terus terjalin melalui kegiatan berbagi praktik baik dan pengembangan perangkat pembelajaran. Dengan sinergi yang kuat, seluruh madrasah diharapkan dapat memberikan pendampingan terbaik kepada peserta didik sekaligus menyukseskan pelaksanaan TKA Bahasa Indonesia. (RI)

     

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB