Kota Malang – Upaya memperkuat kualitas pengelolaan dan pengembangan madrasah terus dilakukan melalui kolaborasi serta pertukaran praktik baik antarlembaga pendidikan. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan FIKKM Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, ke MAN 2 Kota Malang, Senin (28/9/2026).
Sebanyak 22 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Auditorium Laboratorium Sains MAN 2 Kota Malang. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk berbagi pengalaman dan wawasan mengenai berbagai praktik baik (best practices) dalam manajemen dan tata kelola madrasah, program unggulan, pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia (SDM), penguatan karakter, budaya madrasah, hingga inovasi pendidikan.
Rangkaian kegiatan dipandu oleh Nadya Amri, S.Pd., M.Pd. selaku pembawa acara. Kegiatan kemudian diawali dengan sambutan dari Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Dr. H. Erizon Efendi, M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. H. Erizon Efendi, M.Pd. menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperoleh pengalaman dan pembelajaran secara langsung dari lembaga yang memiliki berbagai program pengembangan madrasah.
“Kunjungan ini menjadi ruang untuk belajar dan berbagi pengalaman. Kami berharap berbagai praktik baik yang diperoleh dari MAN 2 Kota Malang dapat menjadi inspirasi dan bahan pengembangan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan madrasah di Kabupaten Kampar.”
Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan jejaring antarlembaga sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh melalui kunjungan langsung dapat memberikan perspektif yang lebih konkret mengenai pengelolaan lembaga, pengembangan program, maupun inovasi pembelajaran.
“Kami tidak hanya ingin melihat program yang berjalan, tetapi juga memahami proses dan strategi di balik pengelolaannya. Dengan demikian, apa yang diperoleh dapat menjadi bahan refleksi dan pengembangan di tempat kami,” lanjutnya.
Setelah sambutan dari pihak Kementerian Agama Kabupaten Kampar, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MAN 2 Kota Malang. Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Kota Malang menyambut baik kedatangan rombongan FIKKM Kabupaten Kampar dan menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan merupakan bagian dari budaya berbagi dan belajar bersama yang perlu terus dikembangkan.
“MAN 2 Kota Malang selalu terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik baik. Setiap madrasah memiliki karakteristik, potensi, dan tantangan yang berbeda, sehingga praktik yang dibagikan dapat menjadi referensi untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lembaga.”
Menurutnya, peningkatan kualitas madrasah tidak dapat dilakukan hanya melalui satu aspek. Diperlukan penguatan tata kelola, pengembangan SDM, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, serta inovasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Yang paling penting bukan sekadar memiliki banyak program, tetapi bagaimana program tersebut dikelola, dilaksanakan, dievaluasi, dan memberikan dampak bagi peserta didik serta seluruh warga madrasah,” ungkapnya.
Memasuki agenda inti, peserta mendapatkan pemaparan mengenai manajemen dan tata kelola madrasah yang disampaikan oleh Dr. Samsudin, M.Pd. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran mengenai strategi pengelolaan lembaga, sistem kerja, serta berbagai aspek tata kelola yang mendukung terciptanya madrasah yang efektif dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Selanjutnya, pemaparan mengenai Program Unggulan disampaikan oleh Ahmad Thohir Yoga, M.Pd., M.Ed. Dalam sesi ini, peserta memperoleh informasi mengenai berbagai program yang dikembangkan sebagai bagian dari upaya MAN 2 Kota Malang dalam mengoptimalkan potensi peserta didik sekaligus membangun karakter dan budaya berprestasi di lingkungan madrasah.
Sementara itu, materi mengenai Pembelajaran disampaikan oleh Ali Mukti, M.Pd. Sesi tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk melihat bagaimana proses pembelajaran dikembangkan agar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga mendukung pengembangan kompetensi, kreativitas, karakter, dan kesiapan peserta didik menghadapi perkembangan zaman.
Pembahasan kemudian berkembang pada berbagai aspek pendukung lainnya, seperti pengembangan SDM, penguatan karakter, budaya madrasah, serta inovasi pendidikan. Berbagai aspek tersebut memiliki keterkaitan erat dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu memberikan layanan terbaik bagi peserta didik.
Kegiatan berbagi praktik baik ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi dan menggali informasi secara lebih mendalam. Pertukaran pengalaman tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi menjadi ruang dialog untuk membandingkan pengalaman, tantangan, serta strategi pengembangan madrasah dari masing-masing daerah.
Melalui kunjungan tersebut, FIKKM Kabupaten Kampar mendapatkan gambaran mengenai berbagai pendekatan yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan madrasah. Di sisi lain, MAN 2 Kota Malang juga memperoleh kesempatan untuk bertukar pengalaman dengan insan pendidikan dari Provinsi Riau.
Kunjungan ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan membutuhkan semangat kolaborasi. Praktik baik yang lahir dari satu madrasah dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya, sementara pengalaman dari daerah berbeda juga dapat menghadirkan perspektif baru untuk terus melakukan evaluasi dan inovasi.
Dengan semangat berbagi, belajar, dan berkolaborasi, pertemuan antara FIKKM Kabupaten Kampar dan MAN 2 Kota Malang diharapkan tidak berhenti pada kegiatan kunjungan semata. Silaturahmi dan pertukaran praktik baik tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari jejaring pendidikan yang terus tumbuh serta memberikan kontribusi bagi peningkatan mutu madrasah di berbagai daerah.





