Kota Malang – MAN 2 Kota Malang akan menggelar apel sekaligus pembukaan Bulan Bahasa pada Selasa (13/10) pukul 07.30 WIB bertempat di lapangan basket MAN 2 Kota Malang. Mengusung tema “Gaungkan Tradisi dalam Kreasi, Selaraskan Ragam Rupa Pertiwi”, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap bahasa, sastra, dan kekayaan budaya Indonesia melalui kreativitas generasi muda.
Pembukaan Bulan Bahasa diawali dengan apel yang diikuti oleh warga madrasah. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan Bulan Bahasa yang diharapkan mampu mendorong peserta didik untuk lebih aktif mengembangkan kemampuan berbahasa, bersastra, serta mengekspresikan gagasan melalui berbagai bentuk karya kreatif.
Ketua Pelaksana, Averroes Raihan Ahmad dari kelas XI-O, menjelaskan bahwa tema yang diangkat mengajak peserta didik untuk menjadikan tradisi sebagai sumber inspirasi dalam berkarya. Menurutnya, kekayaan bahasa dan budaya Indonesia perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda melalui kegiatan yang menarik, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Melalui Bulan Bahasa tahun ini, kami ingin mengajak teman-teman untuk lebih mengenal dan mencintai tradisi Indonesia, kemudian mengembangkannya menjadi karya yang kreatif. Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan potensi, keberanian, dan kemampuan mereka dalam berbahasa maupun bersastra,” jelasnya.
Ketua Panitia Bulan Bahasa, Ruly Oktovibrianti, S.Pd., Gr., mengungkapkan bahwa Bulan Bahasa merupakan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasi sekaligus memperkuat identitas kebangsaan. Bahasa tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pemikiran, membangun karakter, dan melestarikan kebudayaan.
“Bulan Bahasa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk membangun kecintaan terhadap bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan sastra sebagai bagian dari kekayaan bangsa. Kami berharap seluruh peserta didik dapat berpartisipasi aktif, berani berekspresi, dan menjadikan kegiatan ini sebagai pengalaman belajar yang bermakna,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Bulan Bahasa memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan mampu bersaing melalui kreativitas. Menurutnya, pelestarian tradisi perlu berjalan beriringan dengan inovasi agar nilai-nilai budaya tetap hidup dan dekat dengan kehidupan generasi muda.
“Melalui Bulan Bahasa, saya berharap peserta didik semakin mencintai bahasa sebagai identitas bangsa sekaligus mampu mengembangkan kreativitas tanpa meninggalkan akar budaya. Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar, berprestasi, dan menunjukkan bahwa generasi muda madrasah mampu menjaga tradisi sekaligus menghadirkan karya yang inovatif,” tuturnya.
Melalui penyelenggaraan Bulan Bahasa 2026, MAN 2 Kota Malang berharap peserta didik semakin meningkatkan budaya literasi dan kemampuan berkomunikasi secara santun, baik, dan benar. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan keberanian untuk berkarya, berkompetisi secara sehat, serta mengembangkan potensi di bidang bahasa dan sastra. Selain itu, peserta didik diharapkan semakin menghargai keberagaman bahasa, tradisi, dan budaya yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh, tidak hanya selama rangkaian Bulan Bahasa berlangsung, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
Pembukaan Bulan Bahasa 2026 menjadi langkah awal untuk menghadirkan ruang kreativitas dan apresiasi budaya di lingkungan MAN 2 Kota Malang. Melalui tema yang diusung, seluruh warga madrasah diajak untuk menjaga warisan tradisi sekaligus mengembangkannya sesuai semangat zaman. Dengan demikian, bahasa dan budaya diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang kreatif, berbudaya, dan berdaya saing. (RI)