Panggung Lenggang Puspita, Harmoni Akulturasi Budaya dalam Bulan Bahasa MAN 2 Kota Malang

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Semarak Bulan Bahasa 2026 di MAN 2 Kota Malang semakin berwarna melalui pertunjukan seni bertajuk Panggung Lenggang Puspita. Pertunjukan ini menghadirkan perpaduan akulturasi budaya melalui seni tari, nyanyian, dan pembacaan puisi. Beragam penampilan tersebut menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus merayakan kekayaan budaya Nusantara.

Mengusung tema “Gaungkan Tradisi dalam Kreasi, Selaraskan Ragam Rupa Pertiwi”, Panggung Lenggang Puspita menjadi salah satu wujud perpaduan tradisi dan kreativitas generasi muda. Gerak tari, lantunan lagu, dan untaian puisi berpadu dalam pertunjukan yang menampilkan keindahan seni sekaligus menyampaikan pesan tentang keberagaman budaya Indonesia.

Ketua Pelaksana Bulan Bahasa, Averroes Raihan Ahmad dari kelas XI-O, menjelaskan bahwa Panggung Lenggang Puspita dirancang sebagai wadah untuk menampilkan kreativitas peserta didik melalui berbagai bentuk seni. Menurutnya, pertunjukan ini juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda dengan cara yang menarik.

“Melalui Panggung Lenggang Puspita, kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman budaya bukanlah pembatas, melainkan kekayaan yang bisa dipadukan menjadi karya yang indah. Kami berharap teman-teman tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga semakin menghargai tradisi, berani mengekspresikan kreativitas, dan ikut melestarikan budaya Indonesia,” jelasnya.

Pertunjukan ini tidak sekadar menjadi hiburan dalam rangkaian Bulan Bahasa, tetapi juga sarana pembelajaran budaya bagi peserta didik. Melalui seni, siswa diajak memahami bahwa setiap daerah memiliki kekhasan tradisi yang dapat saling melengkapi. Perpaduan berbagai ekspresi seni tersebut sekaligus mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.

Selain menjadi panggung apresiasi seni, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, dan belajar menyampaikan gagasan melalui bahasa serta ekspresi artistik. Tari, nyanyian, dan puisi menjadi media yang mempertemukan keindahan gerak, suara, dan kata dalam satu pertunjukan.

Melalui Panggung Lenggang Puspita, MAN 2 Kota Malang berharap peserta didik semakin mencintai seni dan budaya Nusantara serta mampu mengembangkan kreativitas tanpa meninggalkan akar tradisi. Kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan sikap saling menghargai dan memperkuat rasa bangga terhadap identitas bangsa.

Panggung Lenggang Puspita menjadi gambaran bahwa tradisi dapat terus hidup melalui sentuhan kreativitas generasi muda. Keberagaman ekspresi seni yang ditampilkan memperlihatkan bahwa setiap budaya memiliki keunikan dan makna yang patut dihargai. Melalui Bulan Bahasa 2026, MAN 2 Kota Malang terus mendorong lahirnya generasi yang kreatif, berbudaya, dan mampu merawat kekayaan Nusantara. (RI)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB