Kota Malang – Dalam upaya memperkuat kapasitas tim dan mengembangkan inovasi komunikasi publik, Humas MAN 2 Kota Malang melaksanakan kunjungan ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada Senin (19/10). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB ini diterima di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung Rektorat Lantai 2 ITS.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk mengeksplorasi praktik baik pengelolaan kehumasan, mulai dari strategi publikasi, pengembangan konten kreatif, hingga optimalisasi media komunikasi. Berbagai wawasan yang diperoleh diharapkan menjadi bahan evaluasi dan pembaruan sistem kerja Humas MAN 2 Kota Malang agar semakin inovatif, adaptif, dan berdampak.
Sebanyak 11 peserta dari tim Humas MAN 2 Kota Malang mengikuti kegiatan ini. Rombongan dibina oleh Dr. H. Samsudin, M.Pd., dengan H. Sugeng Winarto, M.Pd.I., sebagai penanggung jawab. Turut hadir Dr. Gunawan, S.Ag., M.A., Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas; Muhammad Faizul Walida Ismani, M.Pd., bidang protokoler; Ayu Dewi Masithoh, S.Pd., bidang pelayanan tamu dan sosial; Roykha Indasari, S.Pd., bidang media pemberitaan; Muhammad Zidane Rizqy Alfain, S.Pd., bidang podcast dan perlengkapan; Mohammad Afif Choironi, M.Pd., dan Kevin Dzulfikri Maulana, S.Kom., bidang multimedia, publikasi, dan dokumentasi; serta Muhammad Agus Muslim, M.Pd., koordinator ikatan alumni.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat ITS. Ia menilai kunjungan ini menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat kolaborasi sekaligus memperluas wawasan dalam pengelolaan kehumasan.
“Kami mengapresiasi sambutan dari ITS. Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat menggali praktik-praktik baik yang nantinya bisa diadaptasi dan diterapkan untuk meningkatkan kualitas kehumasan MAN 2 Kota Malang. Terlebih, ITS merupakan salah satu mitra penting yang turut mendukung pengembangan madrasah,” ungkapnya.
Dalam sesi pemaparan, Kepala Unit Komunikasi Publik (UKP) ITS, Prof. Ryan Adi Djauhari, S.I.Kom., M.I.Kom., menuturkan bahwa konten publikasi tidak cukup hanya menarik secara visual, tetapi juga harus memiliki nilai dan dampak bagi audiens.
“Konten yang baik bukan sekadar menarik perhatian, tetapi juga harus relevan dengan kebutuhan audiens dan memiliki tujuan komunikasi yang jelas. Karena itu, setiap konten perlu dirancang dengan mempertimbangkan siapa sasaran yang ingin dijangkau dan pesan apa yang ingin disampaikan,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara institusi pendidikan dan para mitranya. Menurutnya, kreativitas dalam mengemas informasi perlu diimbangi dengan perencanaan yang matang serta kemampuan membaca tantangan komunikasi di era digital.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai strategi pengelolaan media dan pengembangan konten publikasi. Acara kemudian ditutup dengan sesi pemotretan bersama serta penyerahan vandel sebagai kenang-kenangan antara MAN 2 Kota Malang dan ITS.
Melalui kegiatan ini, Humas MAN 2 Kota Malang berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas tim, mengeksplorasi praktik baik, serta mengembangkan strategi komunikasi dan publikasi yang lebih kreatif, relevan, dan berdampak. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan informasi sekaligus memperkuat citra positif madrasah di tengah masyarakat. (RI)





