Hidupkan Ruh Pesantren dalam Tata Kelola Ma’had, Satker Kemenag Kabupaten Banyuwangi Gali Inspirasi dari MAN 2 Kota Malang

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan ma’had di lingkungan madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi melaksanakan kunjungan studi ke MAN 2 Kota Malang. Kunjungan yang berlangsung pukul 08.45 WIB tersebut diikuti oleh 35 peserta dan dipusatkan di Auditorium Lantai 4, Gedung Laboratorium Sains Terpadu MAN 2 Kota Malang.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung manajemen dan tata kelola Ma’had Al Qalam MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu model pengelolaan ma’had di lingkungan madrasah. Acara dipandu oleh pewara Dea Sahila Noor Azizah, S.Hum., serta dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Ahmad Shampton Masduqie, S.H.I., M.Ag.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, S.Ag., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting untuk menggali pengalaman dan pengetahuan terkait pengelolaan ma’had yang baik.

“Kami ingin belajar bagaimana mengelola ma’had dengan manajemen yang baik, karena ma’had merupakan salah satu ikon madrasah sekaligus pesantren. Kami mohon bimbingan dan berbagi pengalaman mengenai bagaimana mengelola ma’had yang benar, sehingga nantinya dapat kami adaptasi sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di Banyuwangi untuk diterapkan di madrasah kami,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan paparan mengenai profil madrasah serta gambaran umum sistem pengelolaan yang diterapkan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan perjalanan dan perkembangan MAN 2 Kota Malang sebagai madrasah yang terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan.

Ia juga menguraikan berbagai program unggulan yang menjadi bagian dari pengembangan potensi akademik maupun nonakademik peserta didik. Selain itu, dijelaskan pula bagaimana manajemen madrasah dibangun melalui perencanaan program, pembagian tugas, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi secara berkelanjutan.

“Pengelolaan madrasah yang baik harus didukung oleh perencanaan yang matang, koordinasi seluruh unsur, dan komitmen bersama dalam menjalankan program. Ma’had menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman. Karena itu, pengelolaannya perlu dilakukan secara terarah, terintegrasi, dan berkesinambungan,” tuturnya.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Ketua Ma’had Al Qalam MAN 2 Kota Malang, H. Ahmad Taufiq Wahyudi Abdus Salam, Lc., M.A. Ia memaparkan secara lebih mendalam mengenai sistem manajemen Ma’had Al Qalam, mulai dari perencanaan program, pengelolaan santri, pembinaan keagamaan, hingga pengaturan aktivitas harian.

“Kunci pengelolaan Ma’had Al Qalam terletak pada sistem manajemen yang terstruktur, pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas, serta pelaksanaan pembinaan santri secara konsisten. Seluruh program dirancang untuk mendukung pendidikan madrasah sekaligus membentuk pribadi santri yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan memiliki kedisiplinan,” jelasnya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta dari Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai berbagai aspek teknis pengelolaan ma’had. Diskusi mencakup pengelolaan program, pembinaan santri, sistem kepengasuhan, hingga strategi menyesuaikan manajemen ma’had dengan kondisi masing-masing madrasah. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus kenang-kenangan atas terjalinnya silaturahmi dan kolaborasi antarlembaga.

Melalui kunjungan ini, diharapkan para peserta memperoleh wawasan dan pengalaman baru mengenai tata kelola ma’had yang profesional dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merancang serta mengembangkan pengelolaan ma’had di lingkungan madrasah Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu, kunjungan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi program yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing lembaga. Terjalinnya komunikasi dan kerja sama antara MAN 2 Kota Malang dan Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi juga diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam memajukan pendidikan madrasah.

Kunjungan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi praktik baik antarmadrasah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. MAN 2 Kota Malang melalui Ma’had Al Qalam terus berupaya menghadirkan pengelolaan pendidikan pesantren yang terarah, terintegrasi, dan berkarakter. Sementara itu, Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi diharapkan dapat mengembangkan hasil pembelajaran dari kunjungan ini sesuai dengan kebutuhan madrasah di wilayahnya. Semoga kegiatan ini menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia. (RI)

   

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB