Kota Malang (MAN 2) – Untuk mensukseskan program Inovatif Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, dalam mengejar target 2 bulan layanan penyelesaian pencetakan E-KTP bagi warga usia pemula 17 tahun, orang cacat, sakit di wilayah Pemerintahan Kota Malang, sabtu (3/3) ini Dispenduk Kota Malang jemput bola di MAN 2 Kota Malang. Program layanan E KTP ini diperuntukan bagi siswa yang menginjak 17 tahun, namun belum sempat mengurus E KTP di wilayah Kota Malang dikarenakan keterbatasan waktu yang berbentukan jam studi dengan jam kerja dispenduk. Kegiatan pendaftaran E KTP yang dilaksanakan di rumah dinas kepala madrasah ini khusus untuk siswa MAN 2 dengan syarat pendaftaran melampirkan foto copy akta kelahiran dan kartu keluarga yang saat ini tercatat sebagai  penduduk Kota Malang.

Program Dispenduk Kota Malang “Jemput Bola” pembuatan E KTP ini disambut suka cita para siswa MAN 2 warga Kota Malang yang baru saja menginjak usia 17 tahun. Kegiatan ini tentunya tidak berlaku bagi siswa warga di luar kota malang, mengingat hampir 500 lebih siswa MAN 2 Kota malang berpenduduk warga luar daerah.. Setelah syarat pendaftaran terpenuhi, siswa diperkenankan perekaman dan lansung foto, kemudian hasil E KTP nya akan dikirim beberapa hari kemudian.

Salah satu petugas Dispenduk Kota Malang, Tatik menyampaikan bahwa  program ini Instruksi Menteri Dalam negeri, yang selanjutnya disambut baik oleh Pemerintah kota Malang, dalam hal ini Dispenduk untuk menjalankan program program Inovatif, diantaranya adalah yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, dalam mengejar target 2 bulan layanan penyelesaian pencetakan E-KTP bagi warga usia pemula 17 tahun utamanya siswa akan di jemput di Sekolah, orang cacat akan di datangi di rumahnya, orang sakit akan didatangi ke tempatnya, dan juga program inovatif akan dioperasikannya mobil keliling sebagai inovasi terbaru Dispendukcapil Pemerintah Kota Malang,” jelas beliau.

Kegiatan Dispendukcapil dalam layanan E KTP di MAN 2 Kota Malang selesai dilaksanakan dengan baik sebelum sholat dhuhur, dan tidak kurang dari 20 siswa MAN 2 Kota Malang dapat terlayani tanpa susah payah, pergi ke RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan lagi. (Swin)

Written by 

Related posts