Kota Malang (MAN 2)- Usai penetapan pemenang lelang, kemaren malam (7/6) MAN 2 Kota Malang adakan rapat dalam kantor Pre Counstruction Meeting (PCM)Pembangunan Ma’had Putra di Aula PSBB MAN 2 Kota Malang. Rapat PCM tersebut lengkap di hadiri seluruh unsur yang akan melaksanakan pembangunan ma’had al qolam, diantaranya  KPA MAN 2, PPK MAN 2, Irjen Kemenag, Kasubdit Sarpras KSKK Kemenag RI, TP4D Kajari Kota Malang, Konsultan Perencana CV. Elemen Tiga tiga, Kontraktor PT. Zhilla Putri Abadi, Konsultan Pengawas PT. Kusuma Bangun Karya, Tim Teknis, Pokja ULP Kemenag Kota Malang, Tim Pengawas Internal, Pejabat Pengadaan, Tim/pejabat Penerima Hasil Pekerjaan, Admin dan pengelolah Keuangan.

Pre Counstruction Meeting (Pre Construction Meeting) Pembangunan Ma’had Al Qolam MAN 2 Kota Malang merupakan rapat yang wajib diselenggarakan oleh unsur-unsur yang terkait dalam pelaksanaan proyek pembangunan. Pembangunan yang akan dikerjakan PT. Zhilla Putri Abadi dari Kota Jayapura – Papua dengan nilai kontrak Rp. 6.828.427.000, dan target pengerjaanya selama 165 hari, sedangkan Konsultan Pengawas oleh PT. Kusuma Bangun Karya dari Ponorogo Jawa Timur dengan Nilai Kontrak Rp 145.915.000. Rapat yang di pimpin PPK MAN 2 Kota Malang Khumaini, SE tersebut dimulai usai seluruh unsur PCM Berbuka Puasa. Rapat persiapan pelaksanaan kontrak malam itu dibahas seputar Komitmen bersama, pembahasan planning pekerjaan, teknis pengerjaan hingga sampai dengan detail keberadaan asal tukang, hal ini sangat penting sebelum PCM ditandatangani oleh PPK dan PT. Zhilla Putri Abadi.

Dalam sambutan Kuasa pengguna Anggaran (KPA) MAN 2 Kota Malang Dr. Hj. Binti Maqsudah, M.Pd menyampaikan supaya proyek pembangunan Ma’had Putra berjalan dengan baik dan lancar, semua pihak dimohon kerjasamanya, demi kebaikan bersama dan keselamatan dunia akhirat kita,” harap beliau

Sementara itu TP4D Malang Hadi Riyanto, SH, MH Kasubag Pembinaan Kejaksaan Negeri Malang mengingatkan agar pembangunan Ma’had Putra MAN 2 Kota Malang dikerjakan dengan tepat waktu, tepat biaya dan tepat sasaran,” ucap beliau yang juga mempersilahkan kalau sewaktu waktu diajak untuk konsultasi.

Auditor Inspektorat Jenderal Kemenag RI, H. Mujito menjelaskan bahwa Pembangunan Ma’had di MAN 2, ini sudah melalui prosedur yang sudah dilakukan, tinggal PCM. Era sekarang perlu terbuka sehingga dapat terkontrol dengan semestinya. Perlu ada kesepakatan dari sisi waktu, mutu dan rangkaian lain untuk mendukung skema penilaian. Harapan kami pembangunan dapat berjalan dengan baik, karena hal ini akan berdampak pada proyek selanjutnya, dan Inspektorat akan selalu memonitoring agar kinerja selalu terjaga, lancar dan tanpa hambatan, untuk itu perlu ada komunikasi yg baik antara tupoksi masing masing. Perlu di ingat Pembangunan Ma’had ini untuk kemaslahatan generasi yg Insyaallah lebih baik.” Ucap beliau.

Sambutan terakhir dari Subdit KSKK Kasi. Sarpras Moch. Baihaqi juga mengingatkan kepada pelaksana pembangunan ma’had putra supaya mentaati rambu rambu aturan yang sudah disepakati bersama, hal ini kedepan demi kebaikan dan keselamatan bersama. Perlu Untuk Tim SBSN selama ini telah bekerja keras untuk mensukseskan proyek ini. Oleh karena itu Kemenag akan mendukung sepenuhnya proyek ini, dan mohon semua pihak bersinergi demi suksesnya pembangunan Ma’had putra MAN 2 Kota Malang.” Ucap beliau

Sebelum Pre Counstruction Meeting Pembangunan Ma’had Putra di tanda tangani, acara ditutup dengan do’a bersama untuk kelancaran pembangunan proyek yang dipimpin oleh ustadz HA. Taufiq WAS, LC, MA, tepat pukul 21.30 wib acara dilanjutkan dengan tanda tangan PCM yang disaksikan seluruh elemen pembagunan Ma’had Putra. (Swin)

Written by 

Related posts