Keluarga Besar MAN 2 Kota Malang Adakan Halal Bi Halal Tahun 1439/2018

Kota Malang (MAN 2) – Sabtu pagi (14/7), nampak suasana yang hangat dan akrab mewarnai acara Halal Bi Halal Keluarga Besar MAN 2 Kota Malang. Acara yang dihadiri seluruh guru pegawai beserta keluarga, purna karya MAN 2 Kota Malang, pengurus komite, serta guru karyawan BA restu ini dilaksanakan di Aula MAN 2 Kota Malang. Halal bi halal tahun ini mengangkat tema “Menjaga Kesucian Hati dengan Karya Sejati”.

Dr. Hj. Binti Maqsudah, M.Pd Kepala MAN 2 Kota Malang dalam sambutan awal dihadapan keluarga besar guru pegawai, purna karya dan pengurus komite serta guru karyawan BA Restu menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para undangan di acara Halal Bi Halal Keluarga Besar MAN 2 Kota Malang. Kamad juga mengingatkan di momen Halal Bi Halal untuk saling memaafkan, kita sebagai manusia adalah makhluk yang paling sempurna namun tidak luput dari kekhilafan dan kesalahan oleh karenanya kita harus saling memaafkan dan berusaha memperbaiki diri menjadi lebih baik,” Ucap Kamad. Pada kesempatan sambutanya, kamad juga menyampaikan grafik Prestasi MAN 2 Kota Malang semakin meningkat, misalnya OSN tahun 2018 ini , siswa MAN 2 Kota Malang menjadi Juara Umum perolehan medali OSN, hal ini merupakan kebanggan civitas, oleh karena itu mohon doa restunya, agar  Prestasi demi prestasi yang telah diraih siswa MAN 2 Kota Malang bisa dipertahankan atau bila perlu dapat ditingkatkan.” Harapan beliau. Sebelum mengakhiri sambutannya Kamad menambahkan “Mohon maaf kepada suami/istri GTK yang selama ini tenaga dan pikiran guru pegawai terserap untuk MAN 2 kota Malang sehingga kadang kadang waktunya keluarga agak terganggu,” ucap Kamad.

Dalam acara Halal Bi Halal tersebut, turut diisi dengan Tausi’ah yang disampikan oleh Ustadz Prof. Dr. H. Kaswi Syaiban, M.Ag,  salah satu pengurus komite bidang pembelajaran. Dalam penyampainaya,  Ustadz Kaswi yang juga Rektor STAIMA Al-Hikam mengingatkan arti teladan Rosululloh bagi kita dalam “Menjaga Kesucian Hati dengan Karya Sejati”.  “ Inti dari yang disampaikan beliau, bahwa dalam kehidupan sehari-hari Rosululloh SAW adalah sosok sederhana, mulai dari cara berpakaian sampai dengan makan bahkan Rosululloh tidak jarang lapar dalam jangka waktu 3 hari karena fokus Beliau bukan kepada makanan dan kemewahan tapi kepada  segala sesuatu yg telah diberikan kepada Allah SWT harus kita syukuri.” Ucap sang professor.

Acara kemudian ditutup dengan Doa yang disampaikan KH. Kusnan A Kepala MAN 3 Malang ke 2. Usai do’a bibacakan, kemudian dilanjutkan dengan Halal Bi halal dengan bersalaman untuk saling memaafkan. Setelah itu dilanjutkan dengan Ramah Tamah sambil makan bersama yang sudah disiapkan panitia. (Swin)

Written by 

Related posts