(MAN 2 Kota Malang) – Kegiatan rutinitas Pramuka kali ini adalah Super Camp. Kegiatan perkemahan yang di laksanakan mulai Sabtu, (16/3) hingga berakhir ahad (17/3) di lokasi MAN 2 Kota Malang. Perkemahan merupakan salah satu macam kegiatan kepramukaan yang dilaksanakan secara rutin tiap menutup kegiatan akhir semester sekaligus untuk menutup kegiatan latihan rutin kelas X. Sebagai pembina upacara pembukaan Super Camp Adi Siswanto, S.Pd  selaku ketua Harian gugus depan 01.007-01.008.

Pada sambutanya kak Ady Siswanto menyampaikan bahwa Kegiatan Pramuka di MAN 2 Kota Malang menjadi salah satu ekskul yang wajib diikuti oleh seluruh kelas X, di Super camp ini sebagai rasa syukur atas selesainya kegiatan kepramukaan selama kelas X, siswa di haruskan mengikuti kegiatan Super Camping dengan mengikuti perkemahan, karena dengan berkemah ini siswa  akan  melatih hidup bermasyarakat di alam terbuka,jelas Ady.

Kegiatan super camp, sejak awal  siswa (per sangga) melakukan check in di depan Aula sekaligus cek kelengkapan pribadi dan sangga, setelah itu mengikuti kegiatan upacara pembukaan.  Usai upacara , panitia menyampaikan berbagai macam kegiatan di jadwalkan mulai dari jelajah kota, kunjungan museum MPU Purwa, lomba masak, Fun game yang bertujuan mempraktekkan sistem hidup bermasyarakat, berkelompok, mengenalkan sejarah kerajaan, serta mempraktekkan hidup sederhana, karena sejatinya tujuan diadakan super camping adalah untuk mengembangkan kemampuan diri mengatasi tantangan yang dihadapi, menemukan kembali cara hidup yang menyenangkan dalam kesederhanaan serta membina kerjasama, persatuan dan persaudaraan.

Kemudian setelah sholat maqrib berjamaah kita adakan kultum dan menjahit badge sangga bersama bertujuan sebagai pembelajaran siswa untuk hidup mandiri, sambil menunggu sholat isya’. Pada malam Minggu langit terlihat mendung setelah sore di guyur hujan, tetapi kita tetap sesuai jadwal untuk melakukan kegiatan yang di tunggu-tunggu oleh semua peserta dan sangga kerja  yaitu kegiatan Api unggun. Mengapa kegiatan api unggun selalu di tunggu, dalam sambutan apel api unggun kak Maftuqah, BA. Menjelaskan bahwa api unggun bukanlah acara seremonial belaka, tetapi terdapat makna “kita selalu memiliki semangat yang selalu membara, berkobar menyala seperti nyala api unggun, tantangan ritangan hidup pasti ada, seperti halnya api membakar yang lainnya, tapi dengan kesabaran seluruh tantangan rintangan bisa di selesaikan dengan tuntas seperti api melalap kayu, Untuk itu semangat kita harus terus tertanam dalam diri dan hati kita, berani hidup tak takut mati, persiapkan diri kita dari sekarang. Selain itu api unggun juga bisa sebagai penghangat, menghindari serangan binatang buas, penerangan, teman kita saat memasak, begitu tegasnya.

Setelah peserta terlelap dalam tidurnya dan beranjak bangun kita ajak untuk Sholah berjamaah subuh di lanjutkan senam bersama, bersih diri.

Pada akhir acara penutupan yang dihadiri  Adi Siswanto, S.Pd. sebagai pembina upacara penutupan menegaskan bahwa ” perlunya kegiatan perkemahan super camp  bagi siswa karena perkemahan ini merupakan salah satu media pendidikan, harapan kedepan  melalui kepramukaan ini menjadi salah satu proses pendidikan yang mempersiapkan generasi unggul dimasa akan datang”. Ujar beliau.

Pada akhir acara dilaksanakan penghargaan tanda kecakapan penegak laksana  kepada : kak Gery, kak labib, kak Imron, kak Yovi, kak ifadatul, kak Dinar, kak Irene, kak Aulia, kak nisa’, kak Vira, kak yanuba, kak Syafa yang sudah menyelesaikan syarat kecakapan umum . Pemberian penghargaan disampaikan oleh ketua Harian gugus depan 01.007-01.008 pangkalan MAN 2 Kota Malang.

Written by 

Related posts