Kota Malang (MAN 2) – Terhitung sejak tanggal 19 sampai 30 Maret 2021, MAN 2 Kota Malang menjadi satu dari empat (4) Satker di Malang Raya yang sedang mendapatkan penilaian terkait pengembangan Zona Integritas WBK dan WBBM oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI.
Ke empat satker tersebut adalah UIN Maliki Malang, Kemenag Kota Malang, Kemenag Kabupaten Malang, dan MAN 2 Kota Malang. Rangkaian penilaian ZI tersebut sudah dimulai tanggal 19 Maret 2021 dengan Entry Meeting bersama antara Tim Irjen yang dikomandani oleh Ibu Siti Mudayyaroh dengan pimpinan dan tim ZI dari keempat satker bertempat di Ruang Rektor Universitas Islam Negeri Malang.
Selanjutnya tim Irjen melakukan penilaian ke masing-masing satker mulai tanggal 22 Maret 2021, dan MAN 2 Kota Malang mendapat jadwal penilaian tanggal 24 Maret 2021. Bertempat di Gedung Laboratorium Sains Terpadu MAN 2 Kota Malang, Kepala MAN 2 Kota Malang Drs. Mohammad Husnan, M.Pd yang didampingi oleh semua tim pengembang ZI menyambut Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI tersebut dengan antusias. Acara penilaian dilakukan secara sangat detil namun dibawakan dengan rilex dan penuh dengan suasana kekeluargaan.

Acara diawali dengan sambutan selamat datang oleh kepala madrasah dilanjutkan dengan presentasi singkat tentang profil, prestasi dan program unggulan MAN 2 Kota Malang. Kepala madrasah menyampaikan kebanggaanya bahwa MAN 2 Kota Malang dipercaya menjadi pilot project utk pengembangan ZI WBK dan WBBM dan menyatakan siap mengawal dan mengembangkan ZI bersama dengan tim ZI madrasah yang sangat solid. Selanjutnya, Tim Inspektorat Jenderal langsung melakukan dialog interaktif dengan tim ZI Madrasah. Dalam kesempatan tersebut Tim Penilai Internal Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI lebih banyak memberikan bimbingan teknis dan masukan-masukan yg sangat penting terkait langkah pengembangan ZI yang baik dan benar.

Dalam arahannya Tim Penilaian Internal Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI yang dipimpin oleh Siti Mudayaroh, S.Ag, M.Ag tersebut menyatakan bahwa salah satu poin penting suksesnya ZI,  WBK dan WBBM adalah bahwa layanan publik khususnya kepada siswa dan wali murid harus menjadi prioritas utama. Lebih lanjut, disampaikan bahwa pengembangan ZI WBK dan WBBM bukanlah sesuatu yang instant sehingga memerlukan komitmen bersama antara kepala madrasah, pendidik, tenaga kependidikan, komite, siswa dan masyarakat (walimurid). Selanjutnya tim Irjen juga mengingatkan kepada Tim ZI MAN 2 Kota Malang agar mengangkat program unggulan madrasah yang berprestasi, mempunyai ciri khas madrasah dan juga yang berbeda dengan madrasah dan sekolah lainya.

Di akhir penyampainya, Siti Mudayaroh mengingatkan pentingnya pengelolaan Website MAN 2 Kota Malang secara serius dan profesional sebagai gerbang utama informasi dan layanan madrasah kepada stakeholders dan masyarakat luas, pungkasnya (SW/YG)

Postingan Terkait