MAN 2 Kota Malang – Sejak bulan Maret 2020 sampai dengan awal pembelajaran tapel 2021/2022, di masa pandemi Covid-19 ini masih belum mengubah kebiasaan pada aspek pendidikan formal, hal ini juga sejalan dengan pendidikan yang telah dilaksanakan di MAN 2 Kota Malang. Oleh karena itu, metode pembelajaran konvensional yang sebelumnya dilaksanakan dengan tatap muka, pada masa pandemi ini pembelajaran mengalami perubahan yang signifikan dengan menggunakan metode pembelajaran jarak jauh seperti zoom meeting, e_learning. Metode tersebut dipilih sebagai alternatif untuk tetap mengedepankan mutu pendidikan dalam kancah meningkatkan dan mempertahankan prestasi peserta didik di tengah pandemi yang belum berakhir.

Salah satu bidang mata pelajaran eksak yaitu, matematika diprediksi akan mengalami kesulitan dalam penyampaian materi ke peserta didik. Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan media dan prasarana lain dalam menunjang ketercapaian dan pemahaman dari materi yang diberikan, namun ditangan para guru yang sudah kenyang dengan pengalaman dan mumpuni dibidangnya, maka pembelajaran bidang studi matematika di MAN 2 Kota Malang berhasil mengubah mindset dan menepis anggapan bahwa matematika itu sulit dipelajari, ternyata mudah dipelajari dan menyenangkan tentunya hal tersebut tidak terlepas dari penggunaan beberapa metode menarik yang disampaikan ke peserta didik.

Menurut guru Matematika, Dra. Hj. Ummul Islamiyah mengatakan memberikan pembelajaran bidang Matematika itu dituntut kesabaran dan kegigihan. Hal ini harus dilakukan, karena dengan memiliki layanan kesabaran dan kegigihan dalam menghadapi aneka ragam sifat dan kepribadian peserta didik, kita harus memiliki jiwa dan sikap keingintahuan sangat tinggi, inggin diperhatikan, maka untuk mencapai keberhasilan pembelajaran, saya memberikan waktu kepada anak-anak 24 jam, yang paling penting bisa langsung direspon. ” ucap beliau.

Metode menarik dilakukan juga oleh Dra. Wahyuni Ekowati yang Menyampaikan dalam pembelajaran Matematika harus berpikir kreatif dan inovatif, karena yang berpikir kreatif akan mampu menemukan inovasi baru dalam pembelajaran menarik yang dapat dilakukan dalam mentransfer materi. Awal pembelajaran, Voice note saya sebagai pembuka pelajaran kemudian menyampaikan materi belajar matematika dengan cara broadcasting, tak jarang diiringi lagu lagu yang enak didengar hingga lagu hymne madrasah yg mengiringi agar dikenal siswa. Maka dengan metode pembelajaran Matematika yang seperti itu, akan semakin diutik semakin asik. ” ucap Bu Yun, panggilan akrabnya, yang dalam belajar memanggil peserta didik dengan panggilan sobat muda, serasa sedang belajar sambil mendengarkan radio, sehingga matematika akan tetap terasa rileks.” Ucapnya

Meskipun dalam menyampaikan materi mata pelajaran matematika ke peserta didik dengan metode yang inovatif dan kreatif, kedua guru MAN 2 Kota Malang tersebut dalam memberi materi yang disampaikan selalu disisipi dengan materi global nilai nilai spiritual yang harus dimiliki peserta didik, dengan cara bersama sama mengikuti dan memperhatikan mengajinya, memberi pesan untuk berakhlak mulia, harus terampil belajar, berpikir dan berinovasi untuk mampu bersaing di era global. (SW/YG/EW)

Postingan Terkait