Kota Malang – MAN 2 Kota Malang menjadi lokasi pelaksanaan Tes Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) MAN Program Unggulan Nasional (MAN-PUN) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini merupakan program perdana dari Direktur KSKK Kementerian Agama RI. Dari total 1.675 pendaftar yang mengikuti proses seleksi administrasi, sebanyak 1.109 dinyatakan lolos tahap awal. Sementara itu, jumlah peserta yang menetapkan pilihan titik lokasi ujian (tilok) di MAN 2 Kota Malang tercatat sebanyak 1.065 peserta, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Para peserta tilok ini terdiri atas calon siswa yang mendaftar ke berbagai madrasah unggulan, seperti MAN Insan Cendekia (MAN IC), MAN Program Unggulan Nasional (MAN-PUN), MAN Program Keagamaan (MAN-PK), maupun MAN Akademik (MAN-AK) yang mendapatkan izin untuk mengikuti tes di lokasi tersebut. Pelaksanaan seleksi berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan penuh panitia madrasah, sekaligus menjadi momentum penting dalam menjaring generasi unggul untuk madrasah aliyah negeri berstandar nasional.
Pelaksanaan tes berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 14–15 Februari 2026, dengan dua sesi setiap harinya. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 11.40 WIB, sedangkan sesi kedua pukul 13.00 hingga 16.40 WIB. Materi ujian meliputi Tes Potensi Belajar selama 100 menit dan Tes Potensi Akademik selama 120 menit.
Tes dilaksanakan di sembilan ruangan yang telah disiapkan panitia, yaitu:
Ruang 1: Lab Komputer 1, Ruang 2: Lab Komputer 2, Ruang 3: Lab Komputer 3, Ruang 4: Sebelah Lab Komputer 3, Ruang 5: Sebelah Lab Bahasa, Ruang 6: Kelas XII MIPA 3, Ruang 7: Kelas XII MIPA 2, Ruang 8: Kelas XII MIPA 1, Ruang 9: Kelas XII IPS 3
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan tes ini merupakan amanah besar bagi madrasah.
“Kami merasa bangga, kehadiran peserta dari seluruh Indonesia menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap MAN 2 Kota Malang. Kami telah mempersiapkan sarana, prasarana, serta panitia secara maksimal. Semoga pelaksanaan berjalan tertib dan menghasilkan calon-calon siswa terbaik,” tuturnya.
Ketua pelaksana kegiatan, Alif Rifa’i,S.S., menjelaskan bahwa panitia bekerja intensif demi kelancaran acara.
“Persiapan telah dilakukan jauh hari, mulai dari teknis ruangan hingga sistem ujian berbasis komputer. Kami memastikan setiap peserta mendapatkan fasilitas yang sama dan nyaman. Koordinasi dengan seluruh panitia berjalan baik. Harapannya proses seleksi ini berlangsung jujur dan transparan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua P3TIM (Pusat Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Informasi Madrasah), Nur Yasin Putra, S.Kom., menegaskan kesiapan infrastruktur teknologi.
“Seluruh perangkat komputer dan jaringan telah diuji sebelum pelaksanaan. Tim teknis siaga penuh untuk mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi. Sistem ujian dirancang aman dan stabil. Kami optimis pelaksanaan berbasis teknologi ini berjalan tanpa hambatan,” pungkasnya.
Diharapkan seluruh siswa dapat mengikuti tes dengan percaya diri dan jujur. Kesempatan ini menjadi langkah awal menuju pendidikan madrasah unggulan nasional. Para peserta diharapkan juga mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga hasil seleksi mencerminkan potensi sesungguhnya dari setiap siswa. Ajang ini juga diharapkan menjadi motivasi untuk terus berprestasi. Semangat belajar dan doa orang tua diharapkan mengiringi perjuangan mereka. Semoga terpilih generasi unggul yang akan membawa kemajuan bangsa.
Seluruh pihak berharap kegiatan ini berlangsung lancar hingga akhir. Kerja sama panitia, peserta, dan pengawas menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan. Dukungan dari berbagai pihak turut memperkuat kelancaran acara. Keamanan dan ketertiban di lingkungan madrasah terus dijaga. Evaluasi akan dilakukan untuk perbaikan di masa mendatang. Semoga kegiatan ini menjadi contoh pelaksanaan seleksi nasional yang berkualitas. Dengan demikian, MAN 2 Kota Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan unggul di Indonesia. (RI)




