Raih Predikat WBK, MAN 2 Kota Malang Kembali Jadi Sorotan di Forum ZI Jatim

Waktu Publikasi :

Surabaya — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Penguatan Internalisasi Zona Integritas (ZI) Tahun 2026 di Surabaya, Senin (30/3). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komitmen pembangunan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas di Jawa Timur telah menunjukkan perkembangan yang konsisten sejak 2018, meskipun melalui berbagai dinamika dalam proses penguatan sistem dan tata kelola. Sejumlah capaian berhasil diraih, di antaranya peningkatan jumlah satuan kerja yang lolos penilaian internal serta keberhasilan beberapa satuan kerja menembus tahap Tim Penilai Nasional (TPN) pada 2025, seperti Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Jember.

Selain itu, MAN 2 Kota Malang telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), yang kemudian diikuti oleh Kemenag Kota Batu dan Kota Malang.
Keberhasilan tersebut, menurut Akhmad Sruji Bahtiar, tidak terlepas dari berbagai upaya perbaikan yang terus dilakukan, termasuk penguatan layanan PTSP, akselerasi digitalisasi melalui aplikasi CERIA, serta peningkatan kualitas layanan publik yang tercermin dari kenaikan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan Indeks Persepsi Kualitas Pelayanan (IPKP).

Selain itu, ia menambahkan bahwa penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) terus dioptimalkan dan diarahkan menuju zero temuan administratif maupun keuangan.
Meski demikian, tantangan ke depan dinilai semakin kompleks. Ia mengungkapkan bahwa penilaian Zona Integritas saat ini lebih menekankan pada aspek substansi, dampak nyata bagi masyarakat, serta konsistensi implementasi di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap seluruh peserta dapat memahami indikator keberhasilan, menyusun strategi berdampak, serta memperkuat sinergi antar satker,” tegasnya.

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Perwakilan madrasah dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah Dr. H. Samsudin, M.Pd., didampingi Kepala Tata Usaha Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., serta Ketua Zona Integritas Ady Siswanto, S.Pd.

Dalam sesi paparan konsep inovasi Zona Integritas, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Siti Mudayaroh beserta tim yaitu Moch. Tatlihin Aljabar dan M. Ubaidillah menyampaikan apresiasi terhadap MAN 2 Kota Malang sebagai madrasah inovatif dan berintegritas.

Kegiatan ini diikuti oleh Tim Zona Integritas Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kemenag kabupaten/kota, serta madrasah, dengan menghadirkan narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI sebagai bentuk penguatan dan pendampingan teknis.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan hingga Selasa (31/3) ini, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan melayani masyarakat secara optimal. (SW)

 

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB