Kota Malang – Kementerian Agama Kota Malang menggelar kegiatan halal bihalal hari kartini yang dirangkai dengan tausiyah keagamaan pada Senin (20/4), bertempat di Kantor Kementerian Agama Kota Malang mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai spiritual.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Roudhloh Quds, Istri dari Gus Shampton turut hadir menyampaikan tausiyah yang memiliki makna mendalam tentang luasnya ampunan Allah SWT serta besarnya pahala bagi setiap kebaikan yang dilakukan manusia. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen halal bihalal sebagai sarana membersihkan hati, mempererat ukhuwah, dan memperbaiki hubungan dengan Allah maupun sesama manusia.
“Melalui halal bihalal ini kita belajar saling memaafkan, karena Allah sendiri adalah Dzat Yang Maha Memaafkan. Maka jangan pernah lelah untuk kembali kepada-Nya dan berbuat baik kepada sesama,” tuturnya.
Beliau menjelaskan bahwa Allah SWT senantiasa membuka pintu maaf bagi setiap hamba-Nya, sehingga manusia tidak boleh berputus asa atas kesalahan yang pernah dilakukan. Menurutnya, setiap kebaikan yang dilakukan, sekecil apa pun, akan bernilai pahala di sisi Allah.
“Tidak ada kebaikan yang sia-sia di hadapan Allah. Senyum, ucapan yang baik, niat yang tulus, semuanya bernilai pahala,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, Hj. Fenti Handayani, S.Ag., selaku Ketua DPW MAN 2 Kota Malang, turut hadir bersama ibu-ibu MAN 2 Kota Malang. Kehadiran beliau menjadi wujud kebersamaan dan semangat untuk terus menjaga tali silaturahmi dalam suasana halal bihalal.
“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi penguat kebersamaan dan sarana untuk saling menguatkan dalam kebaikan,” pungkasnya.
Kehangatan suasana terasa selama kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias, mulai dari saling bersalam-salaman, mendengarkan tausiyah, hingga doa bersama. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan saling memaafkan adalah bagian penting dalam membangun lingkungan kerja yang harmonis dan penuh keberkahan.
Melalui kegiatan halal bihalal dan tausiyah ini, diharapkan seluruh peserta dapat mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kualitas spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tentang pentingnya saling memaafkan, menjaga hati, dan terus menebar kebaikan menjadi bekal berharga untuk melangkah lebih baik.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan, sebagai harapan agar semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh dalam acara ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi seluruh peserta. (RI/ADM)



