Kota Malang – Dalam rangka meningkatkan kompetensi Zona Integritas (ZI) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan kegiatan studi tiru di MAN 2 Kota Malang pada Senin (11/5). Sebanyak delapan orang rombongan diterima pukul 13.00 WIB di ruang multimedia perpustakaan MAN 2 Kota Malang. Kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman, penguatan tata kelola kelembagaan, serta pengembangan budaya kerja menuju pelayanan publik yang unggul dan berintegritas.
Penerapan Zona Integritas di lingkungan pendidikan menjadi langkah nyata dalam membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui kegiatan studi tiru ini, kedua lembaga saling bertukar pengalaman mengenai strategi penguatan pelayanan, administrasi, serta inovasi kelembagaan. Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan wilayah birokrasi yang bersih dan melayani.
Dr. Yudha Satya Perkasa, M. Si., Wakil Dekan 1 Bidang Akademik menyampaikan, “MAN 2 Kota Malang telah menunjukkan komitmen kuat dalam membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan berintegritas. Semangat Zona Integritas yang diterapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan, “Zona integritas bukan hanya sekadar program administratif, melainkan budaya kerja yang harus tumbuh dalam setiap individu. Komitmen terhadap pelayanan yang jujur, disiplin, dan profesional harus terus dijaga secara bersama-sama. Kegiatan studi tiru seperti ini menjadi momentum yang baik untuk saling belajar dan memperkuat kualitas lembaga. Semoga sinergi yang terjalin mampu memberikan manfaat besar bagi kemajuan institusi pendidikan.”
Ketua Zona Integritas MAN 2 Kota Malang, Ady Siswanto, S.Pd., mengungkapkan, “Pembangunan zona integritas membutuhkan konsistensi dan kerja sama seluruh elemen lembaga. Inovasi pelayanan harus terus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal. Selain itu, penguatan budaya kerja positif menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang profesional dan terpercaya. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat kolaborasi antarinstansi dalam mewujudkan tata kelola yang lebih baik.”
Salah satu agen perubahan Zona Integritas MAN 2 Kota Malang, Dr. Gunawan, M.A., menyampaikan bahwa penguatan integritas harus dimulai dari kesadaran individu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, budaya kerja yang disiplin dan transparan akan memberikan dampak positif terhadap kualitas pelayanan lembaga. Beliau juga menilai bahwa kolaborasi antar lembaga pendidikan sangat penting dalam berbagi praktik baik pembangunan zona integritas. Selain itu, kegiatan studi tiru menjadi ruang pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas tata kelola institusi.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan kelembagaan yang semakin erat antara kedua institusi pendidikan. Pertukaran pengalaman dan inovasi di bidang zona integritas diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan budaya kerja yang bersih, profesional, dan melayani.
Kegiatan studi tiru berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta mengikuti sesi diskusi, pemaparan program, serta berbagi pengalaman terkait implementasi zona integritas di masing-masing lembaga. Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antarinstansi pendidikan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat membangun zona integritas terus tumbuh demi terciptanya pelayanan pendidikan yang berkualitas dan terpercaya. (RI)



