24 Siswa Riset MAN 2 Kota Malang Lolos Seleksi Tahap 1 FIKSI 2026, Bukti Konsistensi Prestasi Madrasah

Waktu Publikasi :

Kota Malang – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang. Sebanyak 24 siswa yang tergabung dalam 12 tim riset madrasah tersebut berhasil lolos seleksi tahap pertama Kompetisi Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026. Keberhasilan ini menegaskan posisi MAN 2 Kota Malang sebagai salah satu madrasah unggulan di bidang riset dan kewirausahaan siswa. Kompetisi FIKSI sendiri merupakan ajang bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI). Kompetisi ini dirancang untuk mengasah kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) di seluruh Indonesia. Dengan adanya seleksi ketat di tahap pertama, lolosnya 12 tim dari MAN 2 Kota Malang menjadi capaian yang luar biasa.

Berikut adalah rincian siswa dan pembina dari MAN 2 Kota Malang yang berhasil melaju ke tahap seleksi berikutnya dalam ajang FIKSI 2026

A. Bidang Kriya
Tim 1:
1. Sahilla Atsania Khutbi (XI-K)
2. Qanita Al Maghvira Taqiyyudin (XI-K)
Pembina: Nefa Wahyuning Anggraini, S.Sos., M.A.
Tim 2:
1. Bilbina Tsabitah Aulia (XI-I)
2. Azka Adzkiya Ferazar (XI-H)
Pembina: Mas Adam L.C., S.Si., Ph.D

B. Bidang Kuliner
Tim 1:
1. Ayulia Kartika Maharani (XI-M)
2. Fathan Abdillah Al Attar (XI-D)
Pembina: Nefa Wahyuning Anggraini, S.Sos., M.A.
Tim 2:
1. Reno Raditya Putra (X-A)
2. Athaullah Zhafran Wijayanto (X-A)
Pembina: Mas Adam L.C., S.Si., Ph.D

C. Bidang Kesehatan dan Kecantikan
Tim 1:
1. Aisyah Uswatun Nisa (X-F)
2. Anandini Fathi Zahiya (X-F)
Pembina: Noorsy Zidna Nabiela, M.M.
Tim 2:
1. Syaka Zain Ardian Subekti (X-H)
2. Zahra Yuka Thalita Salsabila (X-B)
Pembina: Mas Adam L.C., S.Si., Ph.D
Tim 3:
1. Haikal Ali Akbar (XI-E)
2. Andira Najma Ats Tsagaara (X-F)
Pembina: Mas Adam L.C., S.Si., Ph.D
Tim 4:
1. Keisha Maheswari Putri Bumi (XI-A)
2. Syarifah Kirana Afifah Adnin (XI-A)
Pembina: Dewi Ariyanti Soffi, S.Sos., M.Sos.

D. Bidang Agribisnis
Tim 1:
1. Achmad Kayyis Habibulah (X-F)
2. Raffy Ahnan Alfyan Sadana (X-F)
Pembina: Mas Adam L.C., S.Si., Ph.D

E. Bidang Wirausaha Sosial
Tim 1:
1. Muhammad Nur Reza Hidayat (XI-N
2. Muhammad Amsyar Al Faruq Tamarizta (XI-G)
Pembina: Arina Haque, M.Hum.

F. Bidang Fashion
Tim 1:
1. Hasna Arum Kamila (X-F)
2. Kiara Anandya Maharani (X-F)
Pembina: Arina Haque, M.Hum.

G. Bidang Games
Tim 1:
1. Muhammad Adam Avicena Moorcy (XI-K)
2. Akmal Permana Ichsan (XI-F)
Pembina: Arina Haque, M.Hum.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian ini. Menurutnya, lolosnya 12 tim ke tahap seleksi berikutnya merupakan bukti nyata bahwa program pengembangan riset di madrasah berjalan dengan baik.
“Selamat dan bangga kepada 24 siswa serta para pembina yang telah bekerja keras. Lolosnya 12 tim dalam seleksi tahap pertama FIKSI 2026 ini adalah pencapaian luar biasa. Ini menunjukkan bahwa MAN 2 Kota Malang terus konsisten melahirkan generasi muda yang inovatif, kreatif, dan berjiwa wirausaha. Semoga tahap berikutnya dapat dilalui dengan hasil yang lebih membanggakan,” ujar Dr. H. Samsudin, M.Pd.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Alif Rifa’i, S.S., juga menyampaikan kebanggaannya. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama tim, ketekunan siswa, dan bimbingan para pembina yang kompeten.
“Ini adalah buah dari sistem pembinaan riset yang terstruktur di MAN 2 Kota Malang. Para siswa tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga didorong untuk menciptakan produk inovatif yang memiliki nilai jual. Kami akan terus mendukung penuh langkah mereka hingga ke tingkat nasional,” tutur Alif Rifa’i.

Sementara itu, Ketua Program Pengembangan Akademik Siswa MAN 2 Kota Malang, Dra. Wulaida Zuhriyana, mengungkapkan bahwa lolosnya 12 tim ini merupakan rekor tersendiri bagi madrasah. “Ini pertama kalinya kita mengirimkan sebanyak 12 tim dan semuanya lolos seleksi tahap pertama. Ini menunjukkan peningkatan kualitas riset siswa dari tahun ke tahun. Kami optimistis beberapa tim besar kemungkinan akan melaju hingga babak final,” ungkapnya.

Koordinator Riset MAN 2 Kota Malang, M Ronaldy Aji Saputra, M.Pd., juga turut memberikan apresiasi. Ia menyebut bahwa persiapan menuju FIKSI 2026 telah dilakukan jauh-jauh hari melalui berbagai pelatihan, pendampingan intensif, dan uji coba produk.
“Para siswa sudah melalui proses yang panjang. Mereka tidak hanya menyusun proposal, tetapi juga melakukan uji coba produk, analisis pasar, hingga perhitungan finansial. Alhamdulillah, kerja keras itu membuahkan hasil. Kami akan terus mematangkan persiapan untuk seleksi tahap kedua,” jelas Ronaldy.

Beberapa pembina menyampaikan tanggapan menarik terkait keberhasilan tim bimbingannya. Nefa Wahyuning Anggraini, S.Sos., M.A., pembina tim Kriya dan Kuliner, mengaku terharu sekaligus bangga. “Anak-anak sangat bersemangat meskipun harus mengorbankan waktu istirahat dan libur sekolah. Mereka bekerja hingga larut malam untuk menyempurnakan produk dan proposal. Lolosnya dua tim binaan saya adalah hadiah terindah. Semangat terus, perjuangan masih panjang!”

Mas Adam L.C., S.Si., Ph.D., yang membina beberapa tim dari berbagai bidang, menyoroti keberagaman inovasi yang diusung. “Yang menarik dari tim-tim ini adalah mereka mampu melihat permasalahan di sekitar lalu menemukan solusi kreatif. Misalnya, ada yang mengolah limbah menjadi produk kriya bernilai ekonomi, ada juga yang menciptakan produk kesehatan yang ramah. Saya yakin ide-ide segar ini akan mendapat apresiasi di tingkat nasional.”

Arina Haque, M.Hum., pembina bidang Wirausaha Sosial, Fashion, dan Games, menyebut bahwa tantangan terbesar adalah mengombinasikan aspek sosial dengan kelayakan bisnis. “Tim EeeeA misalnya, mereka mengusung konsep wirausaha sosial yang tidak hanya mencari untung tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat. Saya bangga melihat cara berpikir mereka yang sudah matang dan visioner.”

Noorsy Zidna Nabiela, M.M., pembina tim Dentachild, menambahkan bahwa produk yang dihasilkan timnya merupakan hasil riset sederhana namun sangat dibutuhkan. Dari hasil survei, produk yang diusung memiliki potensi pasar yang luas. Saya optimistis mereka bisa bersaing di tingkat nasional.”

Dewi Ariyanti Soffi, S.Sos., M.Sos., juga menyampaikan kebanggaannya terhadap tim binaannya. “Keisha dan Syarifah sangat tekun. Mereka tidak hanya fokus pada produk, tetapi juga pada strategi pemasaran digital. Saya harap semangat ini terus menyala hingga FIKSI selesai.”

Dengan lolosnya 12 tim MAN 2 Kota Malang ke tahap seleksi pertama FIKSI 2026, madrasah ini berhasil mencatatkan namanya sebagai salah satu institusi pendidikan yang serius mengembangkan bakat riset dan kewirausahaan siswa. Seluruh civitas akademika kini menanti langkah selanjutnya dari 24 siswa berbakat tersebut di kancah nasional. (MRAS)

Menu

Aplikasi Madrasah

INFO SNMB

Brosur PMB 2026

INFO PMB